RSUD Biak Harus Tutup Akibat Dari Covid-19
Beritapapua.id - RSUD Biak Harus Tutup Akibat Dari Covid-19 - seputarpapua

RSUD Biak Harus Tutup Akibat Dari Covid-19 – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Biak, terpaksa harus menutup sementara kegiatan pelayanan kesehatannya. Setelah sebanyak 21 orang tenaga kesehatan terkonfirmasi positif Covid-19.

Melansir dari Antara, Jubir Satgas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Papua, dr. Silwanus Sumule membenarkan kabar tutupnya rumah sakit milik pemda tersebut. Akibat adanya tenaga kesehatan yang terjangkit virus corona baru. Silwanus menjelaskan bahwa penutupan tersebut dilakukan terhadap seluruh layanan kesehatan di poliklinik kecuali Instalasi Gawat Darurat (IGD), kebidanan, dan hemodialysis, serta rawat inap.

Adapun terkait penutupan itu akan dilakukan sejak 4 September 2020 hingga Sabtu (12/9/2020). Namun itu juga tergantung hasil laboratorium terkait pemeriksaan swab terhadap nakes lainnya. Ujar dr. Silwanus yang mengaku mendapat informasi dari Direktur RSUD Biak dr. Ricardo.

Sementara itu, Direktur RSUD Biak, dr. Richard Ricardo Mayor, M.Kes menjelaskan penutupan layanan rawat jalan sementara untuk memutus rantai penularan. Baik itu antara tenaga kesehatan, antara pasien, atau antara tenaga kesehatan dan pasien. Selain itu juga melakukan desinfeksi semua ruangan rumah sakit. Serta melakukan tes meluas terhadap mereka yang melakukan kontak dengan pasien Covid-19.

Baca Juga: Calon Kepala Daerah Harus Patuhin Protokol Kesehatan

 21 Tenaga Kesehatan Positif Covid-19

Menutut informasi dari 21 nakes yang positif tertular Covid-19, tiga diantaranya adalah dokter. Yang untuk saat ini telah melakukan karantina mandiri karena mereka tanpa gejala atau sakit ringan.

Terkait tutupnya pelayanan RSUD Biak, dr. Silwanus menjelaskan warga bisa mendapatkan pelayanan kesehatan pada puskesmas. Yakni Puskesmas Biak Kota, Puskesmas Ridge Darfuar, Puskesmas Sumberker, Puskesmas Paray, Puskesmas Bosnik, Puskesmas Marau, dan  Puskesmas Yendidori.

Adapun RSUD Biak merupakan rumah sakit kedua yang menutup pelayanan kesehatan sementara akibat nakesnya positif Covid-19. Sebelumnya, RS Provita Jayapura juga menutup total layanan kesehatan akibat nakesnya positif Covid-19. Namun untuk saat ini RS Provita telah kembali beroperasi.

Sementara itu, Jumlah kasus pasien positif terkonfirmasi Covid-19 Kabupaten Biak Numfor hingga Sabtu (5/9/2020) mencapai 172 kasus, dengan 109 pasien sembuh, dan masih ada 63 pasien positif dalam perawatan. Lonjakan kasus positif terjadi dalam dua pekan terakhir akibat dari yang disebabkan oleh transmisi lokal.