RSUD Jayapura Berencana Akan Memproduksi Oksigen Medis Sendiri
beritapapua.id - ilustrasi okesigen medis. (foto : istimewa)

Keterbatasan oksigen medis yang ini terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jayapura akhirnya berencana akan memproduksi oksigen medis sendiri. Hal ini juga merupakan upaya dari RSUD Jayapura agar kedepannya pasokan oksigen bisa tersedia untuk para pasien.

Kabubag Perlengkapan RSUD Jayapura, Richard mengatakan bahwa target untuk produksi per hari adalah sebanyak 100 tabung oksigen medis.

“Kami targetkan produksi 100 tabung oksigen medis per hari. Saat ini kami masih pasok dari produksi oksigen di Entrop,” ujarnya.

Richard mengatakan bahwa hal juga merupakan salah satu inovasi rumah sakit dalam mewujudkan kemandirian rumah sakit dalam memberikan pelayan, seperti menyediakan tabung oksigen medis.

Ia menjelaskan bahwa mesin-mesin untuk produksi oksigen medis nantinya akan berada di lokasi RSUD Jayapura. Dan mesinnya yang digunakan untuk memproduksi oksigen medis tersebut didatangkan langsung dari Prancis.

“Kami lagi upayakan. Kebutuhan kami untuk oksigen setiap hari sebanyak 120 tabung. Tempatnya sudah kami siapkan ada di lokasi RSUD Jayapura. Mesinnya kami datangkan dari Prancis,” ujar Richard.

Baca Juga : Kasus Covid-19 Jayapura Sepekan Terakhir Alami Penurunan

Menurut Richard, selain membantu memenuhi kebutuhan oksigen, rencana memproduksi oksigen juga bertujuan mengurangi beban belanja rumah sakit rujukan Provinsi Papua tersebut, karena setiap hari pasien Covid-19 dan pasien umum membutuhkan sekitar 200 tabung oksigen.

“Dalam waktu dekat ini kami sudah sudah bisa produksi sendiri. Mohon dukungan dan doanya agar kami terus memberikan inovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Richard.

Kebutuhan Oksigen Sudah Memadai

Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Ni Nyoman Sri Antari, mengatakan saat ini rumah sakit sudah tidak lagi mengalami kekurangan oksigen. Dan kebutuhan oksigen saat ini terpantau sudah cukup walau sempat terjadi kekurangan.

“Sempat terjadi kokosongan dan itu sangat menghambat pelayanan. Tapi sekarang oksigen sudah memadai,” ujar Antari.

Menurut Antari, Dinas Kesehatan Kota Jayapura sangat mendukung inovasi RSUD Jayapura yang ingin produksi oksigen sendiri karena mengingat kebutuhan oksigen terus meningkat.
“Saya berharap kapasitas ekstra dari pabrik-pabrik industri yang memproduksi oksigen untuk menghasilkan cairan oksigen yang akan didistribusikan ke seluruh rumah sakit di Papua,” ujar Antari.