RSUD Papua Barat Datangkan Dokter Spesialis Paru
Beritapapua.id - RSUD Papua Barat Datangkan Dokter Spesialis Paru - Kabar papua

RSUD Papua Barat Datangkan Dokter Spesialis Paru – Pemerintah Provinsi Papua Barat menyatakan masih mencari dokter spesialis paru untuk mengoptimalkan upaya penanganan pasien Covid-19 yang masih terus bertambah. Oleh sebab itu, satu dokter spesialis paru akan didatangkan ke Manokwari untuk membantu penanganan Covid-19.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Papua Barat, dr Arnoldus Tiniap menyampaikan saat ini pihaknya masih terus berbenah untuk mengoptimalkan pelayanan. Sementara ini, RSUD masih fokus menangani pasien Covid-19 dengan gejala ringan karena peralatan dan tenaga kesehatan terbatas.

Arnoldus menjelaskan bahwa saat ini RSUD Papua Barat belum membuka pelayanan umum karena masih menyiapkan peralatan. Secara keseluruhan rumah sakit yang memiliki sebanyak 250 ruang atau kamar tidur pasien itu, untuk saat ini baru 110 yang dapat digunakan. Sementara untuk SDM, terutama tenaga dokter, rumah sakit saat ini baru memiliki satu dokter spesialis dan 12 dokter umum.

“Kami masih membutuhkan paling tidak lima dokter spesialis lagi. Saat ini, yang sudah ada spesialis penyakit dalam dan dalam waktu dekat dokter spesialis paru akan datang. Ini dari Jakarta, kita kontrak untuk bertugas di RSUD Papua Barat,” kata dr. Arnoldus.

Dokter spesialis yang masih dibutuhkan untuk mendukung pelayanan di rumah sakit tersebut antara lain anestesi, patologi klinik, radiologi, serta dokter spesialis jiwa.

Baca Juga: Gigi Hadid Melahirkan, Zayn Malik Resmi Menjadi Ayah

Papua Barat Masih Membutuhkan Dokter Spesialis Paru

RSUD Papua Barat Datangkan Dokter Spesialis Paru
Beritapapua.id – RSUD Papua Barat Datangkan Dokter Spesialis Paru – Papuabaratoke

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Otto Perorongan mengemukakan untuk saat ini setidaknya Papua Barat membutuhkan dua dokter spesialis Paru. Untuk ditempatkan di Manokwari dan Sorong. Yang mana proses perekrutan dokter spesialis di Papua Barat yang sudah dibuka sejak April 2020 sampai saat ini masih berlangsung.

Terkait perekrutan spesialis paru, Pemprov Papua Barat telah menaikkan honor. Semula honor bagi dokter spesialis di daerah itu ditetapkan sebesar Rp 50 juta per orang/bulan, kini sudah dinaikkan menjadi Rp70 juta.

Seiring meningkatnya grafik kasus Covid-19 Papua Barat, Otto menjelaskan bahwa mereka juga masih membutuhkan tambahan tenaga medis yang terlibat dalam penanganan Covid-19.

“Dengan peningkatan kasus ini, kita akan antisipasi ke depan. Saya kira, tenaga medis kita sekarang ini sudah mulai kewalahan,” kata Otto.

Dalam dalam sepekan terakhir penambahan kasus positif Covid-19 Papua Barat cukup signifikan. Yang mana Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Teluk Bintuni, Manokwari dan Raja Ampat memiliki catatan Covid-19 yang cukup tinggi. Berdasarkan data Satgas Covid-19 Papua Barat, jumlah total positif Covid-19 hingga 17 September 2020 sudah mencapai 1.333 kasus.