Rumah Sakit di Kabupaten Jayapura Masih Kekurangan Oksigen Medis
beritapapua.id - RSUD Yowari Kabupaten Jayapura. (foto : istimewa)

Hingga saat ini Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Yowari, Kabupaten Jayapura, Papua masih kekurangan oksigen medis. Pasokan oksigen medis di rumah sakit sangat kurang, namun pasien Covid-19 yang ada di rumah sakit itu terus membutuhkan oksigen.

Apalagi saat ini jumlah pasien Covid-19 yang membutuhkan oksigen juga semakin bertambah akibat lonjakan kasus Covid-19.

Direktur RSUD Yowari Kabupaten Jayapura, Petronela Risamasu menjelaskan instalasi oksigen medis setiap harinya hanya mampu memproduksi 10–20 tabung oksigen medis. Padahal kebutuhan oksigen medis di rumah sakit itu sudah mencapai 50–60 tabung per hari.

Risamasu mengaku kesulitan untuk mendapatkan tambahan pasokan oksigen medis untuk rumah sakitnya. Lantaran memang di rumah sakit lainnya di sekitar Kabupaten dan Kota Jayapura juga kekurangan oksigen medis.

Tidak hanya itu kekurangan oksigen medis di daerah itu juga karena memang ada beberapa pasien non Covid-19 juga membutuhkan oksigen medis.

“Kebutuhan oksigen medis tidak hanya bagi pasien Covid-19, tetapi juga bagi pasien non Covid-19. Saat ini, kebutuhan oksigen terbanyak memang untuk pasien Covid-19,” kata Risamasu, di Sentani, ibu kota Kabupaten Jayapura, Rabu (4/8/2021).

Ia menyatakan beberapa waktu lagi pihaknya menerima bantuan 20 tabung oksigen konsentrat dari Pangkalan Udara Jayapura Silas Papare. Bidang Dokter Kesehatan RS Bhayangkara Jayapura yang sering memberikan bantuan oksigen medis ke sejumlah rumah sakit di Kota dan Kabupaten Jayapura.

Terkait dengan Alat Pelindung Diri (APD), Risamasu mengaku persediaan APD di RSUD Yowari masih lebih dari cukup. Namun pihaknya saat ini cukup kesulitan untuk menyediakan masker NK95 dan harus mendatangkannya dari luar Papua dengan harga yang cukup mahal. Akan tetapi, ia menjamin ketersediaan APD di RSUD Yowari mencukupi.

34 Tenaga Medis RSUD Yowari Terpapar

Risamasu juga menjelaskan bahwa ada 34 tenaga medis RSUD Yowari terpapar virus corona. Menurutnya, para tenaga medis itu tidak mengalami gejala sakit Covid-19 yang parah, karena sudah menjalani vaksinasi.

“Hingga saat ini, tenaga medis yang terdampak Covid-19 ada 34 orang. Sebagian besar sedang menjalani isoman dan kondisi fisik mulai membaik. Seorang tenaga medis dirawat di rumah sakit, dan sudah mulai membaik,” katanya.

Baca Juga : Korban Pantulan Peluru Tembakan Polisi di Jayapura Kini Mulai Membaik

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Khairul Lie mengatakan kekurangan fasilitas penunjang yang terjadi di RSUD Yowari dan semua rumah sakit di Kabupaten dan Kota Jayapura lantaran adanya lonjakan kasus Covid-19 di sana.

Untuk itu Khairul meminta setiap warga menjalankan protokol kesehatan, demi mencegah penularan COVID-19.

“Penggunaan alat pelindung diri seperti masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak antarorang adalah hal-hal prinsip. Kesadaran masyarakat terhadap hal itu sepertinya mulai kendor. Itu harus didisiplinkan kembali, untuk kebaikan kita bersama. Vaksinasi masih terus dilaksanakan hingga akhir Agustus mendatang. Diharapkan sebagian besar warga Kabupaten Jayapura sudah divaksinasi, ” kata Khairul.