Rute Pelayaran Pesisir Selatan Papua Dibuka September Ini
Beritapapua.id - Rute Pelayaran Pesisir Selatan Papua Dibuka September Ini - Wartaekonomi

Rute Pelayaran Pesisir Selatan Papua Dibuka September Ini – Kepala Cabang Pelni Timika, Dadang Rukmana, mengatakan akan membuka Rute pelayaran pesisir pantai Papua pertengahan September ini. Rencananya, pelayaran dalam rute tersebut akan diakomodasi oleh KMP Tatamailau.

Wilayah operasi KMP Tatamailau mencakup beberapa wilayah. Antara lain pelayaran dari Bitung, Tidore, Sorong, Fak-fak, Kaimana, Tual, Timika, Agats, hingga Merauke. KMP Tatamaliau akan tiba di Timika tanggal 15.

“Sesuai jadwal yang dikeluarkan oleh Kantor Pelni Pusat di Jaakarta, KMP Tatamailau akan tiba di Pelabuhan Pomako Timika tanggal 15 September pukul 19.00 WIT dan akan berangkat ke Pelabuhan Agats Asmat pada hari yang sama pukul 21.00 WIT. Kapal yang sama juga akan kembali ke Pelabuhan Pomako, Timika, tanggal 21 September untuk melanjutkan pelayaran menuju Tual, Kaimana, Sorong, Tidore hingga Bitung,” ucap Dadang, dikutip dari Antara, (03/09/2020).

Sebelumnya, pelayaran tujuan timur Indonesia, khususnya pesisir selatan Papua, vakum sejak bulan Maret. Pelni hanya membuka pelayaran untuk keperluan logistik barang.

Baca Juga: Pro Kontra Raperpres Pelibatan TNI dalam Penanganan Terorisme

Syarat Penumpang Pelayaran

“Bagi masyarakat yang akan mempergunakan transportasi kapal Pelni, kami mengimbau agar memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku secara nasional maupun yang diterapkan di pelabuhan tujuan supaya saat keberangkatan tidak ada masalah,” papar Dadang.

Kantor Pelni cabang Timika menerapkan sejumlah persyaratan bagi mereka yang hendak menggunakan jasa pelayaran. Adapun persyaratan tersebut berupa hasil rapid test yang berlaku 14 hari, pembelian tiket pada loket resmi Pelni serta surat rujukan bagi yang akan melakukan pengobatan pada Rumah Sakit tujuan.

Pihak Pelni juga menyebut agar calon penumpang memperhatikan protokol kesehatan baik saat hendak dan saat berlayar. Menjaga jarak, menggunakan masker, dan mengisi form kartu HAC (health card alert). Bagi calon penumpang yang berasal dari luar negeri, wajib untuk memberikan surat perwakilan RI.

“Kami mempertimbangkan jangka waktu berlakunya rapid test yang hanya 14 hari. KMP Tatamailau akan sandar di Pelabuhan Bitung, Sulawesi Utara, pada 28 September,” jelas Dadang.

Selain itu, Pelni menyebut terdapat persyaratan khusus pelabuhan Agats Asmat. Penumpang yang boleh turun hanya mereka yang memiliki KTP Asmat atau surat izin dari Pemerintah Kabupaten setempat.

Pihak Pelni menyebut akan mulai menjual tiket tujuan Agats Asmat pada 13 September. Sedangkan untuk tujuan Bitung pada 14 September.