Salak, Buah Bersisik yang Mampu Tingkatkan Kekebalan Tubuh
beritapapua.id - buah salak (foto : istimewa)

Buah Salak yang memiliki sisik seperti ular ini ternyata punya manfaat kesehatan yang luar biasa. Melansir dari Byrdie, buah ini kaya akan kalsium, flavonoid, vitamin C, saponin, dan tanin. Artinya, salak sangat baik bagi kesehatan tulang dan gigi.

Dalam 100 gram salak, terdapat 28 mg kalsium. Ini adalah kandungan gizi terbesar pada salak. Pada urutan gizi terbesar selanjutnya, salak mengandung 2 mg vitamin C. Oleh karenanya, salak baik dalam menjaga kekebalan tubuh.

Selain itu, vitamin C juga berperan dalam menjaga kesehatan kulit dan menangkal radikal bebas. Namun, katanya salak dapat merusak sistem pencernaan manusia. Misalnya, membuat kita sulit buang air besar. Lantas, benarkah demikian? Apa khasiat praktis salak pada tubuh?

1. Melancarkan Sistem Pencernaan Manusia

Salah satu mitos tentang salak adalah dapat menyebabkan sembelit atau sulit buang air besar. Itu benar, jika kita menelan mentah-mentah bijinya. Namun, justru buah salak punya efek sebaliknya. Faktanya, salak mampu menyehatkan sistem pencernaan manusia.

Ini karena salak mengandung serat, kalsium, tanin, saponin, flavonoid, dan beta karoten yang baik untuk sistem pencernaan. Namun, kita harus memakan salak bersamaan dengan kulit arinya. Karena, kulit ari salak mengandung serat yang baik.

Dengan demikian, serat tersebut dapat mempercepat proses pembuangan zat beracun pada perut. Selain itu, kandungan tanin pada salak bermanfaat sebagai antimikroba alami yang baik untuk mengatasi gangguan pencernaan.

2. Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Sebelumnya, kita telah menyebut manfaat buah salak satu ini, yakni menjaga kekebalan tubuh. Namun, selain vitamin C, salak punya kandungan lain yang bekerja serupa. Adalah senyawa polifenol dan flavonoid.

Kedua senyawa ini mampu mencegah kerusakan sel dan jaringan tubuh. Sehingga, salak mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Vitamin B pada salak pun juga mampu menjaga tubuh dalam kondisi prima.

3. Menambah Energi dan Stamina

Salak termasuk buah yang memiliki kadar karbohidrat yang tinggi antara buah lainnya. Nilai energi total dalam 100 gram salak adalah 77 kalori atau setara dengan setengah porsi nasi. Kandungan kalori yang besar ini berperan dalam meningkatkan energi pada tubuh.

Baca Juga : KemenPAN RB: Pendaftaran CPNS Dibuka 2021 Mei

Kendati demikian, salak juga mampu mengontrol gula darah. Hal ini karena salak mengandung pterostilbene, yaitu zat kimia yang mirip dengan resveratrol. Zat ini mampu menjaga kesehatan pankreas yang berfungsi mengontrol gula darah.

4. Meningkatkan Daya Ingat

Tahukah Anda manfaat kalium? Salah satunya adalah untuk meningkatkan daya ingat atau memori. Kalium adalah salah satu kandungan baik dari buah salak. Kalium mampu meningkatkan aliran darah ke otak. Oleh karenanya, salak mampu meningkatkan kemampuan kognitif dan memperkuat daya ingat.

Selain itu, kandungan antioksidan salak mampu mencegah terjadinya stres oksidatif di dalam sel-sel tubuh.

Dengan demikian, itulah manfaat gizi dan nutrisi dalam buah salak. Jangan lupa berdoa saat mengonsumsi buah salak, ya!