Satgas Covid-19 Manokwari Kurang Serius Tangani Covid-19
beritapapua.id - Satgas Covid-19 Manokwari Kurang Serius Tangani Covid-19 - JagatPapua

Satgas Covid-19 Manokwari Kurang Serius Tangani Covid-19 – Pandemi Covid-19 masih terus bergulir di berbagai daerah di Indonesia, termasuk Papua. Hal ini kemudian mendorong pemerintah setempat untuk bisa mengambil langkah yang taktis agar pandemic ini dapat diantisipasi dan menekan penyebaran semakin luas lagi.

Wakil Ketua I DPRD Manokwari, Norman Tambunan  menilai  Gugus Tugas  Penanganan Covid-19 Kabupaten Manokwari tidak serius menangani pandemi Covid-19.

Baca Juga: Gustu Covid-19 Maluku Evaluasi Satu Pekan Kebijakan PSBR

Alasan Norman Tambunan Katakan Satgas Covid-19 Manokwari Kurang Serius

“Kenapa saya bilang begitu, karena anggaran yang telah ditetapkan sebesar Rp 73 Milliar dan sudah pencairan Rp 2M. Namun belum ada dampak penggunaan anggaran tersebut seperti pengadaan alat kesehatan, APD juga tidak ada, tidak terlihat. Inilah buktinya Satgas Kabupaten tidak serius,” tegas Norman Tambunan kepada wartawan di SwissBelhotel, Jumat (24/4/2020).

Menurutnya, anggaran untuk penanganan covid harus segera direalisasikan sesuai rencana anggaran. “Instruksi Presiden dan Mendagri sudah jelas dengan refocusing dan pengalokasian anggaran,” ungkapnya.

“Yang saya lihat saat ini yang bergerak hanya swadaya dari parpol, relawan dan donasi  bahkan hanya pemerintah provinsi yang bergerak, saat ini saja kita minta data tidak diberikan, data yang kami peroleh hanya dari satgas provinsi saja. Apalagi angka positif Covid Manokwari terus bertambah,” jelasnya.

Norman mengatakan siang tadi saja ada demo di RSUD Manokwari, pihak rumah sakit sendiri saja mengeluh. “Saya secara pribadi saat rapat sudah bicara keras, saya rasa tidak ada kendala karena anggaran sudah sangat jelas, karena diambil dari silpa berarti-kan ada duitnya, yang dipertanyakan pendistribusiannya bagaimana, ” tegasnya.

“Jangan sampai semakin laju naiknya angka positif Covid baru mulai sibuk, saya dulu sudah empat kali sampaikan di media sebelum ada yang positif sebaiknya bandara di lockdown,” sambungnya.

Politisi Partai Golkar ini meminta pemerintah serius, tidak santai dalam penanganan Covid-19. Pasalnya semua itu menurutnya telah berdampak luas mulai persoalan sosial dan ekonomi di masyarakat.

“Untuk data saja tidak diberikan, padahal sangat penting untuk diinformasikan kepada publik, karena virus Corona ini bukan aib yang harus ditutupi,” ucapnya.

Norman menambahkan akan layangkan panggilan dalam waktu dekat untuk Tim Gugus Tugas Kabupaten Manokwari.