Satgas Covid-19: Tindak Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan
Beritapapua.id - Satgas Covid-19: Tindak Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan - Kompas

Satgas Covid-19: Tindak Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan –¬†Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito meminta pemerintah dan satgas di daerah untuk tegas dalam menegakkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus corona.

Ia pun meminta agar setiap pelanggar protokol kesehatan langsung ditindak tegas tanpa pandang bulu.

“Kami juga meminta kepada pemerintah maupun satgas di daerah serta aparat penegak hukum untuk menegakkan disiplin dan menindak secara tegas siapapun yang melanggar protokol kesehatan ini tanpa pandang bulu sesuai dengan peraturan yang berlaku,” kata Wiku dalam konferensi pers yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (17/11).

Ia juga mengatakan bahwa upaya penanganan covid-19 dapat berjalan baik jika koordinasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan dapat berjalan dengan efektif.

“Upaya ini dapat terus ditingkatkan apabila ada kerja sama yang erat antara pemerintah, masyarakat dan juga pemangku kepentingan lainnya. Dalam mengampanyekan protokol kesehatan 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak) dan memasifkan program 3T (testing, tracing, treatment),” kata dia.

Baca Juga: TNI Akan Tambah Kekuatan Tempur di Papua

Kapolri Juga Akan Menindak Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan

Kapolri Jenderal Idham Aziz telah menerbitkan Surat Telegram Kapolri yang berisi pedoman penegakkan hukum terhadap terjadinya pelanggaran protokol kesehatan.

“Betul, STR (surat telegram rahasia) terkait penegakkan hukum terhadap pelanggaran protokol kesehatan. Dalam rangka menjaga keselamatan rakyat dari bahaya covid-19,” kata Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo saat dihubungi di Jakarta, Senin (16/11).

Kapolri pun menekankan pentingnya upaya memperkuat dan meningkatkan efektifitas  pencegahan dan pengendalian covid-19. Melalui sinergi bersama antara TNI, Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, serta mendampingi aparatur daerah dalam menegakkan disiplin dan menerapkan sanksi.

Menurut Sigit, Kapolri pun secara tegas meminta jajarannya untuk menegakkan hukum secara tegas. Jika ada upaya penolakan dan ketidakpatuhan atau upaya lain yang menimbulkan keresahan masyarakat.

“Oleh karena itu aparat harus melaksanakan STR dengan tegas dan ada konsekuensi sanksi bagi yang tidak melaksanakan STR. Ini sudah menjadi kebijakan pimpinan Polri dan harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dan tegas demi keselamatan jiwa masyarakat,” tutur Sigit.

Menurut Sigit, nantinya pihak Polri akan mengevaluasi hingga memberikan sanksi. Bagi jajaran Polri yang tidak mampu melaksanakan penegakkan hukum secara tegas.