Satgas Damai Cartenz Berhasil Amankan Tersangka Penjual Senjata dan Amunisi KKB di Timika
beritapapua.id - Polisi Tangkap Tiga Pelaku Penyuplai Senjata dan Amunisi Untuk KKB di Intan Jaya Papua. (Foto: DKK)

Aparat Kepolisian yang tergabung dalam Satgas Gakkum Ops Damai Cartenz 2022 kembali berhasil mengungkap jaringan Senjata dan amunisi (Senmu) KKB Intan Jaya di Mimika.

Pihak Kepolisian (Satgas Gakkum Ops Damai Cartenz) mengamankan ketua KNPB Mimika terduga pelaku yang berperan sebagai pelaku utama dalam kasus ini.

Ka Ops Damai Cartenz 2022 Kombes Pol Muhammad Firman, melalui Kasatgas Humas Opss Damai Cartenz Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal, membenarkan peristiwa pengungkapan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa kronologi penangkapan ini bermula setelah mendapatkan informasi terkait adanya rencana transaksi Senmu oleh jaringan Senmu KKB Intan Jaya. Menerima informasi tersebut aparat keamanan langsung mengumpulkan informasi dan segera bergerak melakukan penangkapan pelaku.

Dalam penangkapan tersebut, Pihak Kepolisian berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dari TKP. Kemudian polisi akan kembali melakukan pengembangan terhadap pelaku MN.

“Setelah berhasil kita amankan, kita lakukan penggeledahan di rumah tersangka dan menemukan sejumlah barang bukti. Kemudian kita lakukan pengembangan terhadap pelaku MN,” ujar Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal.

Berhasil Mengamankan Dua Tersangka Lain

Setelah melakukan pengembangan, Pihak Kepolisian kembali mengamankan 2 tersangka lainnya pada Jumat (23/9/22). Kedua tersangka yakni BK dan YA yang merupakan ketua KNPB Wilayah Mimika yang merupakan warga Kebon sirih Kabupaten Mimika.

“Untuk kedua tersangka ditangkap di lokasi yang berbeda. Dimana untuk tersangka MN berhasil di amankan di SP 5 Depan Kantor Bupati lama dan YA diamankan di Kediamanya di Kebon Sirih,” jelas Kasatgas Humas.

Selanjutnya Kasatgas Humas juga menuturkan peranan masing-masing tersangka ini berbeda–beda.

Baca Jugal: Persipura Jayapura Siap Hadapi Putra Delta Sidoarjo

Ia menjelaskan bahwa MN dalam kasus ini bertugas sebagai pencari dan pembeli amunisi. Sedangkan untuk BK berperan sebagai pembeli dan pemilik dana. Sedangkan tersangka YA berperan sebagai penjual Amunisi. Namun hingga kini YA masih tidak memberikan informasi terkait sumber Amunisi.

Dalam transaksi yang sudah dilakukan tersangka, MN menjual amunisi perbutir seharga Rp. 200.000 dengan total amunisi yang dijual sebanyak 19 butir. Peranan BK sebagai Pembeli memberikan dana total pembelian sebanyak Rp. 19.000.000, dan MN memberikan total amunisi sebanyak 118 butir, sisa 18 butir amunisi karet sebagai bonus dari MN.

Rencananya, amunisi tersebut akan diberikan oleh Undius Kogoya yang merupakan Pimpinan KKB Intan Jaya. Untuk Saat ini pihak kepolisian masih melakukan pengembangan kembali dan pengejaran terhadap tersangka lainnya yang terlibat dalam transaksi jual beli Senmu KKB tersebut.