Satgas Nemangkawi Tangkap Penyandang Dana Pembelian Senjata KKB
Paniel Kogoya (kanan) yang diduga pembeli atau pencari senjata KKB Intan Jaya. (Foto: Istimewa)

Satgas Nemangkawi menangkap Paniel Kogoya seorang yang terduga menjadi penyandang dana untuk Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua. Dalam hal ini dana tersebut sepertinya diduga menggunakannya untuk membeli senjata api.

Kasatgas Humas Nemangkawi, Kombes M Iqbal Alqudusy membenarkan bahwa telah ada penangkapan terhadap terduga pemasok dana untuk KKB yaitu Paniel Kogoya. Untuk sementara ini menduga Paniel Kogoya pembeli atau pencari senjata untuk KKB di Kabupaten Intan Jaya.

Dari penelusuran Tim Satgas Gakkum Nemangkawi lakukan, ternyata mendapati bahwa Paniel Kogoya sebelumnya pernah menangani pekerjaan (kontraktor) pengadaan 1.000 unit solar cel atau PLTS di Kabupaten Intan Jaya.

Iqbal juga mengungkapkan bahwa, Paniel Kogoya sebenarnya sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait dengan hal tersebut.

Hal itu merupakan pengembangan dari keterangan DC dan FA yang merupakan tersangka kepemilikan senjata api. Dan Paniel Kogoya sendiri memang sudah cukup lama menjadi DPO.

“Dari hasil keterangan sementara Paniel Kogoya mengakui telah membeli senjata empat pucuk dan telah memberikannya kepada KKB Nduga yang ada di Intan Jaya,” ujarnya pada, Senin (21/04/2021).

Menemukan Sejumlah Transaksi Untuk Membantu KKB

Menurut Iqbal, dari hasil keterangan tersangka DC, menemukan sejumlah transaksi yang Paniel Kogoya lalukan untuk membantu KKB. Salah satunya adalah seperti pembelian senjata jenis M4 senilai Rp300 juta.

Baca Juga : Menurut Data 153 Orang Meninggal Karena Covid-19 di Kota Jayapura

Dan untuk keterangannya sendiri ia juga mengatakan membeli senjata jenis M16 pada Desember 2019 dengan harga Rp300 juta. Kemudian, memesan senjata seharga Rp550 juta pada awal tahun 2020.

“Mereka sudah melakukan pembelian senjata api sebanyak empat pucuk yaitu dua pucuk jenis M-16 dan dua pucuk jenis SS-1 dengan total biaya yang sebesar Rp1 miliar. Dana tersebut bersumber dari saudara Geis Gwijangge. Paniel Kogoya tidak hanya sebagai pemasok, tetapi sekaligus juga sebagai penyandang dana. Kelompok ini memberikan senjata dan amunisi kepada kelompok Egianus Kogoya di Nduga,” tutur Kombes Iqbal menjelaskan.

Dengan demikian, Paniel Kogoya sudah merogoh kocek pribadinya untuk membeli senjata bagi KKB sebanyak Rp 1,15 Miliar.

Untuk sementara Paniel Kogoya akan mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut lagi. Iqbal juga menuturkan bawah Paniel Kogoya telah dibawa ke Polres Nabire.