Satu Tewas Akibat Tawuran Antar 2 Kelompok Pemuda
beritapapua.id - Satu Tewas Akibat Tawuran Antar 2 Kelompok Pemuda - Merdeka.com

Di tengah terjadinya pandemi virus Corona atau Covid-19 yang sedang mewabah, aksi tawuran dua kelompok pemuda di Jl. Kyau Haji Abdullah Syafei, Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan terjadi. Akibat kejadian tersebut pemuda berinisial MR (19) ditemukan tergeletak di atas Jembatan Ciliwung, Jakarta Timur.

Kapolsek Jatinegara Komisaris Darmo Suhartono mengatakan tawuran bermula dari aksi saling tantang antara dua kelompok yakni kelompok dari Kebon Baru, Jakarta Selatan dan kelompok dari Kebon Sayur, Jakarta Timur.

Darmo mengatakan “mereka saling menantang, Kejadian tawurannya pertama ada di wilayah Tebet.” Usai kejadian tersebut orang tua MR menerima laporan dari hansip bahwa anaknya tergeletak di atas Jembatan Kali Ciliwung, RT. 03/RW. 01, Kebon Baru.

Ayah Korban, ketika itu langsung membawa si anak ke rumah sakit untuk segera mendapat pertolongan medis. Saat ditemukannya korban terdapat banyak luka sayatan di sekujur badan karena sabetan senjata tajam.

“Korban di bawa ke arah Kampung Melayu untuk dibawa ke RS Premier” Terang Kapolsek Jatinegara Komisaris Darmo Suharto. Sesampainya di rumah sakit, korban dinyatakan sudah meninggal dunia. Polsek Jatinegara saat ini berkordinasi dengan Polsek Tebet untuk memburu para pelaku.“Pelaku masih dalam pencarian,” Ucap Darmo.

Baca Juga: Jemaat GPM Air Manis Ambon Bentuk Relawan Tanggap Covid-19

Tawuran Saat Pandemi Juga Terjadi Sebelumnya

Diketahui tawuran saat mewabahnya virus Corona ini bukan baru pertama kalinya terjadi. Beberapa hari terakhir. Tawuran antar remaja juga terjadi di kolong tol Jl. Warakas VI, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada 18 Maret. Seorang remaja berinisial MHM (14) meninggal karena luka senjata tajam.

Korban mengalami luka sabetan senjata tajam di bagian pinggangnya dan pada saat diilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Koja untuk mendapatkan penanganan medis, dinyatakan nyawanya tidak dapat tertolong akibat luka yang ia alami.

Sementara itu, tawuran pelajar juga terjadi di Palmerah, Jakarta Barat pada Jum’at 27 Maret. Para Pelajar mengabaikan seruan pemerintah untuk belajar di rumah saat mewabahnya virus Corona. “Mereka sudah disuruh belajar di rumah malah nongkrong. Jadi rencana kami taruh lebih banyak lagi petugas di titik yang kerap menjadi lokasi tawuran,” Ujar Kapolsek Palmerah Kompol Supriyanto.