Sebanyak 25 Persen ASN Papua Positif Corona
Beritapapua.id - Sebanyak 25 Persen ASN Papua Positif Corona - Jubi

Sebanyak 25 Persen ASN Papua Positif Corona – Doren Wakerwa selaku Pejabat Sekda Provinsi Papua menyebut sekitar 25 persen Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Papua terjangkit Corona. ASN tersebut kebanyakan berasal dari lingkup perkantoran pemerintah Provinsi Papua.

“Saat ini 25 persen ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua sudah terpapar virus corona,”katanya mengutip dari seputarpapua, Senin (19/10).

Doren menyebut, bahkan terdapat ASN yang meninggal setelah terkonfirmasi positif Corona. Angka 25 persen dari 7.000 pegawai ASN se-Papua merupakan angka yang cukup tinggi. Bahkan, menurut data Satgas Covid-19 Kota Jayapura, terdapat peningkatan kasus sebanyak 66 orang pada hari Minggu (18/10/2020).

Untuk lebih spesifik, berikut data persebaran Covid-19 per tanggal 18 Oktober 2020 di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura. Tercatat jumlah kasus Covid-19 di Kota Jayapura secara kumulatif berjumlah 4.324, dirawat 1867, sembuh 2.384 dan meninggal 73 orang.

Melihat data tersebut, maka Pemprov Papua segera mengambil langkah cepat tanggap dalam menyelamatkan ASN.

Baca Juga: ASN Papua Kembali Berlakukan Bekerja Dari Rumah

ASN Akan Kembali Bekerja dari Rumah

Rencananya, Pemerintah Provinsi Papua akan menerapkan kembali kebijakan Work From Home (WFH) kepada seluruh ASN. Kebijakan tersebut akan berjalan selama 3 bulan, mulai dari 19 Oktober hingga 19 Januari.

“Besok surat edaran gubernur akan dikeluarkan dan diteruskan ke masing-masing OPD (organisasi perangkat daerah) untuk dilaksanakan,” kata Pejabat Sekretaris Daerah Papua, Doren Wakerkwa.

“Ini langkah baik dari gubernur dan wakil gubernur untuk melindungi seluruh stafnya, untuk itu saya harapkan bisa dilaksanakan sebaik-baiknya,” imbuhnya.

Menimbang hal tersebut, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus menyesuaikan beban kerja pegawai agar pelayanan tetap maksimal. Hal ini merupakan upaya dalam menyelesaikan laporan tanggung jawab akhir tahun.

Pada Selasa (20/10/ 2020) Gubernur Lukas Enembe dan Wakil Gubernur Klemen Tinal akan mengeluarkan surat edaran. Kemudian, surat tersebut akan diteruskan kepada masing-masing OPD agar dapat diimplementasikan.

“Pekerjaan fisik maupun multi years tetap berjalan sesuai rencana sampai selesai tahun anggaran. Intinya penyerapan anggaran seluruh OPD harus selesai di 20 Desember 2020, sehingga seluruh laporan pertanggungjawaban bisa rampung sebelum akhir Desember,” ujarnya.