Sejarah Hari Bumi, Menyelamatkan atau Membuat Hidup Lebih Mudah?
Ilustrasi hari bumi/earth day (foto : thumbnail youtube After Skool)

Sejarah Hari Bumi, Menyelamatkan atau Membuat Hidup Lebih Mudah? – “Dari semua kekonyolan manusia dengan arogansinya untuk menyelamatkan sesuatu adalah, gerakan ‘selamatkan planet bumi’. Saya muak dengan arogansi mereka, tabiat manusia-manusia lingkungan yang merasa mereka bisa membantu bumi dengan hari bumi mereka. Kamu tahu? Bumi telah hidup jutaan tahun tanpa spesies apapun. Kita tidak ingin menyelamatkan bumi, kita ingin menyelamatkan hidup kita sendiri.”

Seperti yang dinyatakan sebelumnya, di atas adalah penggalan komedi satir yang diungkapkan oleh George Carlin. George Carlin adalah seorang komedian asal Amerika Serikat. Carlin menyindir kebiasaan manusia yang seolah ingin menyelamatkan bumi, untuk kepentingan bumi itu sendiri. Namun, sebenarnya manusia ingin menyelamatkan bumi, untuk kepentingan manusia itu sendiri.

Setidaknya ini mungkin bisa menjadi bahan renungan kita tentang ‘Hari Bumi’ yang kita rayakan setiap tanggal 22 April. Lalu, apakah kita ingin menyelamatkan bumi? Ataukah kita ingin menyelamatkan spesies manusia sendiri?.

Dalam hal ini jika manusia dan segala spesies hilang dari permukaan bumi, maka yang akan terjadi seperti jutaan tahun lalu adalah, ia akan berevolusi kembali.

Hari Bumi Lahir Pada ‘Flower Generation’

Hari bumi lahir atas inisiasi seorang senat Amerika Serikat (AS), Senator Gaylord Nelson pada tahun 1969. Pada sebuah konferensi di Seattle, AS, Nelson mengemukakan konsep ‘Earth Day’ sebagai bentuk kekhawatirannya akan industri di AS yang begitu polutif.

Baca Juga : Koruptor, Maling Uang Rakyat Masih Dimanjakan di Penjara

Kala itu, AS yang sedang berperang dengan Vietnam, juga harus bergerumul dengan kondisi politik di dalam negerinya sendiri. Gelombang protes penolakan perang Vietnam ini, muncul bersamaan dengan protes akan lingkungan yang begitu buruk akibat kondisi industri-industri besar.

Ringkasnya, generasi Flower Generation – generasi bunga ini menyuarakan protes mereka yang mengedepankan kedamaian dan lingkungan yang bersih. Senator Nelson adalah salah satu simpatisan dari aspirasi yang disuarakan oleh generasi ini.

Alhasil dari konferensi ke konferensi yang bertalu dengan gelombang protes yang hebat, pada tahun 1970, Negara Amerika Serikat lah yang pertama kali memperingatai Hari Bumi. Aksi unjuk rasa dilakukan sebagai bagian dari perayaan ini.

Sejak saat itu, setiap tahunnya, manusia merayakan Hari Bumi untuk memperingatkan perihal rentannya bumi yang semakin menua. Selamat Hari Bumi.