Sejumlah Distrik di Provinsi Papua Akan Pilkada 2020 Susulan
Beritapapua.id - Sejumlah Distrik di Provinsi Papua Akan Pilkada 2020 Susulan - Kabar24

Sejumlah Distrik di Provinsi Papua Akan Pilkada 2020 Susulan – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan sejumlah distrik yang ada di Provinsi Papua akan melaksanakan Pilkada 2020 susulan akibat adanya logistik yang terlambat. Kendala distribusi logistik Pilkada 2020 ini terjadi di Yalimo, Yahukimo, dan Pegunungan Bintang.

Melansir dari Tempo, Komisioner KPU, Pramono Ubaid Tanthowi menjelaskan kendala ini mencakup daerah dengan pemilihan suara menggunakan surat suara maupun noken. Seperti di Kabupaten Yalimo ada kendala distribusi logistik di satu distrik karena ada aksi pengepungan oleh massa menolak distribusi logistik.

Pramono menjelaskan, massa aksi yang mengepung itu menuntut agar pemungutan suara di distrik tersebut menggunakan noken. Padahal, aturan yang ada menyatakan pemungutan di Yalimo melalui surat suara. Sehingga akan dilakukan pilkada susulan.

Sementara itu di Yahukimo, masalah yang dihadapi adalah baru 21 distrik yang sudah terdistribusi logistik dari total 51 distrik yang ada. Sehingga penyaluran logistik besar-besaran yang dilakukan, masih menyisakan sebanyak 8 distrik yang belum terdistribusi logistik pilkada.

Di Yahukimo sendiri dari 51 distrik yang ada, hanya satu distrik menggunakan metode pencoblosan surat suara, sedangkan 50 lainnya sistem noken. Yang mana logistik pilkada yang terlambat juga merupakan bagian dari distrik yang seharusnya pemungutan suara menggunakan noken.

Baca Juga: Rizieq Shihab Ditetapkan Sebagai Tersangka

Ketua KPU: Ada Kendala Penyaluran Logistik Pilkada di Papua

Sejumlah Distrik di Provinsi Papua Akan Pilkada 2020 Susulan
Beritapapua.id – Sejumlah Distrik di Provinsi Papua Akan Pilkada 2020 Susulan – Tempo

Ketua KPU Arief Budiman pun mengakui bahwa ada kendala dalam penyaluran logistik Pilkada di Papua. Berdasarkan laporan yang dia terima sampai saat ini ada sekitar 8 distrik yang masih terkendala urusan logistik.

“Update terbaru saat ini masih ada 8 distrik lagi yang distribusi logistiknya belum selesai. Sekarang masih terus berjalan pendistribusiannya,” ujar Arief, pada Rabu (9/12/2020).

Adapun pendistribusian logistik Pemilu sampai saat ini masih terus berjalan. Sejak tadi pagi KPU terus berupaya mengirimkan logistik Pemilu agar Pemilu bisa berjalan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.

“Kami sudah melanjutkan melakukan distribusi logistik yang sempat tertunda sejak pagi tadi, informasi yang saya terima tadi ada 8 distrik yang belum selesai. Soga sore ini selesai sehingga Pemilu bisa berlangsung hari ini” jelas Arief.