Sejumlah Tenaga Kesehatan di RSUD Jayapura Terpapar Covid-19
beritapapua.id - tampak sejumlah pasien covid-19 menjalani perawatan di halaman ruang IGD RSUD Jayapura. (foto : kompas)

RSUD Jayapura kini kekurangan tenaga kesehatan untuk membantu perawatan pasien Covid-19. Lantaran ada puluhan tenaga kesehatan atau nakes di RSUD Jayapura kini terpapar corona.

Ketua Komisi V DPR Papua, komisi yang membidangi kesehatan, Timiles Yikwa mengatakan, bahwa ada sejumlah nakes di RSUD Jayapura yang terpapar Covid-19.

Hal ini ia sampaikan berdasarkan penjelasan dari Wakil Direktur RSUD Jayapura, Silwanus Sumule pada, Senin (19/7/2021). Memang pada, Senin kemarin Komisi V DPR Papua melakukan kunjungan kerja ke RSUD Jayapura.

“Ada pihak yang beranggapan korona ini tidak ada (hanya konspirasi). Akan tetapi, buktinya di setiap rumah sakit ada pasien korona,” ujar Timiles Yikwa, Selasa (20/7/2021).

Ia juga menjelaskan bahwa ruangan di RSUD Jayapura sudah penuh dan melebihi kapasitas. Dan ada beberapa tenaga kesehatan yang saat ini sudah terpapar dan positif Covid-19.

27 Pasien Covid-19 Menerima Perawatan di Luar IGD

Dampak dari ruangan yang penuh dan jumlah pasien terus bertambah membuat 27 pasien terpaksa harus mendapatkan perawatan di luar ruangan instalasi gawat darurat atau IGD untuk menunggu hasil tes PCR.

Dengan adanya tenaga kesehatan yang terpapar virus Covid-19 membuat RSUD Jayapura kekurangan tenaga kesehatan. Hal ini juga berdampak kepada tenaga kesehatan yang tersisa menjadi kewalahan.

Baca Juga : Pasmar 3 Gelar Vaksinasi Gratis Untuk Masyarakat Maritim di Sorong

Ia menduga situasi itu tidak hanya terjadi di RSUD Jayapura, juga di rumah sakit lain, terutama yang ada di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, baik rumah sakit milik pemerintah maupun swasta.

Sementara itu, Wakil Direktur RSUD Jayapura, Silwanus Sumule mengatakan, tenaga kesehatan yang positif korona di sana, terdiri dari empat dokter spesialis, 10 dokter umum, 37 perawat, dan delapan tenaga penunjang.

“Kini kami kekurangan tenaga, mengapa karena tenaga medis banyak yang terpapar, baik tenaga dokter spesialis maupun lainnya,” kata Silwanus Sumule.

Juru Bicara Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 Papua itu, meminta warga mematuhi protokol kesehatan, dan divaksin.

“Dengan vaksin, itu juga dapat membantu tenaga kesehatan. Saya selalu mengatakan, masyarakat itu garda terdepan. Kami ini pertahanan terakhir. Mari kita bekerja sama,” ucapnya.