Seorang Ibu Melahirkan di Pengungsian Gempa Cianjur
beritapapua.id - Seorang wanita korban gempa di Cianjur melahirkan di tenda pengungsian. (Foto: Instagram/ridwankamil)

Baru – baru ini Cianjur mengalami gempa yang cukup besar yaitu 5.6 Mag, gempa ini menelan banyak korban jiwa, sampai tanggal 25 November 278 orang meninggal dunia dan sekitar 2000 orang luka – luka.

Selain itu, gempa susulan di Cianjur terjadi beberapa kali dalam beberapa hari kebelakang, banyak kerusakan yang terjadi sehingga warga harus mengungsi ke pengungsian.

Karna kondisi yang belum stabil, beberapa aktivitas hanya bisa dilakukan di tenda pengungsian, bahkan korban meninggal di letakan satu tenda bersama yang lainnya. Selain itu, selalu ada fenomani unik dan menarik dari suatu peristiwa salah satunya ada seorang Ibu yang melahirkan bayi perempuan di tenda pengungsian.

Baca Juga: Temui Moeldoko, Pj Bupati Muba Laporkan Ilegal Drilling

Bayi perempuan ini lahir di tanggal 22 November 2022 dan diberi nama Gempita Shalihah Kamil oleh Bapak Gubernur Jawa Barat yaitu Bapak Ridwan Kamil.

Menurut Bapak Gubernur, arti nama dari bayi tersebut Gempita karna lahir saat sedang gempa, Shalilah merupakan doa agar menjadi insan yang shalihah, serta Kamil artinya agar menjadi manusia paripurna.

Dibalik ujian bencana ini, Allah juga memberikan rahmat dengan lahirnya bayi yang akan meneruskan peradaban manusia ini, begitu lanjut Pak Gubernur. Semoga kita semua selalu diberi keselamatan.