Seorang Karyawati Hampir Jadi Korban Penculikan Taksi Online
beritapapua.id - Seorang Karyawati Hampir Jadi Korban Penculikan Taksi Online

Seorang Karyawati Hampir Jadi Korban Penculikan Taksi Online – Moda transportasi umum saat ini memang sudah mengalami kemajuan. Hal ini dilihat dari banyaknya jenis transportasi yang bisa kita gunakan. Baik transportasi darat, laut ataupun udara. Sebagai contoh, saat ini banyak sekali transportasi umum yang bisa dijangkau dengan mudah hanya dengan melalui aplikasi online.

Mulai dari ojek online hingga taksi online bisa kita pesan langsung dari rumah dan mereka akan menjemput kita tanpa mengharuskan kita untuk pergi ke luar atau ke terminal dulu untuk bisa mendapatkan transportasi. Tentu hal ini sangat memudahkan kita untuk melakukan kegiatan sehari-hari.

Akan tetapi, dibalik kemudahaan dalam mengakses moda transportasi umum itu kita juga perlu mewaspadai adanya oknum-oknum yang mungkin ingin melakukan tindakan kejahatan. Seperti kasus akhir akhir ini dimana ada seorang karyawati yang hendak menjadi korban penculikan oleh supir taksi online.

Kejadian tersebut berawal saat karyawati yang berinisial T tersebut memesan Grabcar dengan dua titik tujuan, yaitu kantornya di kawasan Jakarta Selatan, lalu menuju titik berikutnya di kawasan BSD, Serpong, Tangerang Selatan.

Karyawati T tersebut menceritakan apa yang dialaminya melalui jejaring media sosial milikinya. Dalam ceritanya tersebut dia menyebutkan bahwa awalnya dirinya tidak merasakan apa-apa. Hingga akhirnya dia mulai curiga karena sang supir terdengar sedang berkomunikasi dengan orang lain saat menjemputnya.

Di situ feeling gue udah enggak enak, tiba-tiba gue denger kayak suara HT atau mungkin HP atau apalah gue gak tau bunyi, dia terima tuh sambil bisik-bisik dan yang gue denger cuma ‘point 1 masuk, masuk 1’ pelan banget suaranya, merinding gue langsung dengernya,” bebernya dalam sebuah akun sosial media instagram dramaojol.id.

Lebih lanjut, T menyebutkan bahwa perjalanannya semakin tidak terarah karena sang supir membawa kendaraannya masuk ke dalam tol arah Tangerang-Merak. T pun meminta sang supir untuk keluar dari tol, namun permintaan tersebut diabaikan oleh sang supir dan beralasan kalau dia hanya mengikuti maps.

Seketika T langsung memanfaatkan tombol emergency (darurat) di aplikasi Grab. Kemudian dia menceritakan kepada operator dan mmelaporkan apa yang dialaminya itu. Saat itu juga sang supir menurunkan T di tol tersebut dan meninggalkannya.

Baca Juga: Huang Xiqiu Arsitek RS Khusus Corona China Lahir di Indonesia

Pelaku Ditangkap Petugas Kepolisian

Tak butuh waktu lama, akhirnya petugas kepolisan dari Polda Metro Jaya menangkap pelaku dan kasusnya dikembangkan. Hal ini disampaikan oleh Wakil Direktur Reserse dan Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Dedy Murti kepada CNNIndonesia.com

Saat dimintai keterangan oleh awak media Dedy menyebutkan bahwa saat ini pelaku masih dimintai keterangan terkait kasus yang terjadi pada Karyawati T. Pihaknya belum mau membeberkan kapan dan di mana sang supir taksi online tersebut ditangkap.

Selain menangkap pelaku, Dedy juga meminta keterangan saksi korban untuk mengembangkan kasus ini.

“Korban juga sudah dimintai keterangan,” ujar Dedy.