Sepekan Terakhir 12 Pasien Covid-19 Kota Sorong Terkonfirmasi Sembuh
beritapapua.id - Petugas Satgas COVID-19 Kota Sorong, Papua Barat saat memperbaharui data di papan informasi. (foto : antara)

Pada sepekan terakhir ini terdapat 12 pasien positif Covid-19 di Kota Sorong, Papua Barat terkonfirmasi sembuh dari Covid-19. Hal ini membuat penambahan jumlah angka kesembuhan di Kota Sorong juga bertambah menjadi 5.824 orang.

Hal ini juga seperti yang Juru Bicara Satgas Penangan Covid-19 Kota Sorong sampaikan yaitu Ruddy Rudolf Lakku pada, Selasa (24/08/21).

Ia juga mengatakan bahwa pada pekan ini hanya ada penambahan satu kasus orang yang terkonfirmasi positif Covid-19. Penambahan tersebut juga membuat jumlah orang yang terkonfirmasi positif di Kota Sorong menjadi 5.933 kasus.

“Sepekan ini hanya ada penambahan satu orang kasus positif baru sehingga total kasus terkonfirmasi positif sebanyak 5.933 kasus,” ujarnya.

Terkait dengan korban meninggal akibat Covid-19 pada pekan ini, ia mengatakan bahwa tidak ada pasien positif yang meninggal dunia.

Ia juga mengatakann bahwa pada pekan ini pasien yang terkonfirmasi Covid-19 tidak ada yang meninggal dunia. Dan hal tersebut membuat jumlah korban yang meninggal dunia di Kota Sorong sampai sejauh ini masih tetap 92 orang.

Baca Juga : Polemik Calon Wakil Gubernur Papua, Posisi Wagub Milik Golkar

Selain itu, karena adanya penambahan kesembuhan 12 pasien tersebut juga, ia mengatakan persentasi kesembuhan di Kota Sorong mencapai 98,16 persen.

Sedangkan untuk kasus positif Covid-19, menurutnya saat ini sudah berkurang dan angka kesembuhan cukup tinggi. Hal ini juga menunjukkan bahwa kerja sama pemerintah dan masyarakat dalam memerangi Covid-19 telah berhasil.

Tetap Menjalankan Protokol Kesehatan

Namun, ia tetap berharap masyarakat tetap disiplin protokol kesehatan agar penerapan PPKM Kota Sorong secepatnya turun dari level 3 ke level 2, bahkan ke level 1.

Karena menurutnya angka kesembuhan tinggi dalam sepekan ini bukan berarti virus corona sudah tidak ada.

Oleh karena itu, kata dia, masyarakat yang tidak mempunyai kepentingan penting untuk keluar rumah harus tetap tinggal di rumah untuk menekan angka penularan virus.

Ia mengatakan bahwa hasil pemeriksaan laboratorium masih ada warga positif Covid-19. Hal itu menunjukkan bahwa penularan virus itu masih terjadi di daerah setempat.

“Mari kita terapkan protokol kesehatan yakni rajin cuci tangan, selalu gunakan masker, jaga jarak dan hindari kerumunan demi melindungi diri dan keluarga dari penyebaran COVID-19,” kata dia.