Sering Merokok dan Kurang Tidur Dapat Memicu Penyakit Jantung
beritapapua.id - Ilustrasi merokok. (Foto: Shutterstock)

Penyakit jantung tidak hanya di derita oleh orang yang lanjut usia saja tetapi ,Orang yang usianya masih muda juga bisa terkena penyakit ini.

Melansir Cleveland Clinic, selama beberapa dekade terakhir penyakit jantung kebanyakan diidap pria berusia di atas 50 tahun dan wanita di atas usia 65 tahun. Namun, sekarang banyak orang yang usianya relatif muda atau sekitar 20 sampai 40 tahun terkena penyakit jantung.

Berikut beberapa penyebab penyakit jantung pada orang berusia muda :

  1. Merokok
    Orang dewasa muda yang aktif merokok memiliki peluang mengalami serangan jantung yang berlipat ganda, dibandingkan dengan mereka yang tidak merokok. Sebuah penelitian bahkan menemukan bahwa merokok dapat meningkatkan risiko hingga delapan kali lipat.
  2. Komplikasi kehamilan
    “Perempuan hamil yang mengalami komplikasi ini memberikan kami sedikit gambaran mengenai kondisi kesehatan jantung dan pembuluh darah mereka,” ujar ahli kardiologi, Maria Sophocles dikutip dari American Heart Association.
  3. Hiperkolesterolemia familial (FH)
    Kolesterol tinggi memang menjadi salah satu faktor penyebab penyakit jantung. Namun, risiko akan semakin meningkat pada orang dengan kondisi genetik hiperkolesterolemia familial (FH).
  4. Ras
    Sebuah penelitian bahkan menemukan, sekitar 3 dari 4 orang dewasa kulit hitam mengalami tekanan darah tinggi saat mereka berusia 55 tahun.
  5. Depresi
    Remaja yang mengalami depresi atau gangguan mental lainnya harus mendapatkan pengawasan yang tepat. American Heart Association bahwa menempatkan penyakit mental sebagai salah satu faktor risiko awal perkembangan penyakit jantung dan pembuluh darah pada usia muda.
  6. Kurang tidur
    Mengutip Harvard Medical School, sebuah penelitian menyebutkan remaja yang tak memiliki cukup tidur berisiko menderita penyakit jantung saat dewasa.

Para peneliti menemukan bahwa remaja yang kurang tidur lebih cenderung memiliki risiko metabolik yang tinggi. Mereka lebih cenderung memiliki lemak perut, tekanan darah tinggi, kolesterol buruk, resistensi insulin, yang semuanya meningkatkan risiko diabetes.

Baca Juga: Badai Ana Landa Pantai Timur Madagaskar Hingga Malawi

Tidak hanya itu, remaja yang kurang tidur juga lebih mungkin untuk berprestasi buruk di sekolah, depresi, mengalami kecelakaan berkendara, dan lebihmungkin untuk memiliki penyakit jantung ketika dewasa.