Sidang Pembunuhan Hakim Medan Ditunda
beritapapua.id - Sidang Pembunuhan Hakim Medan Ditunda - Stepanus Purba

Sidang kasus pembunuhan Hakim Jamaluddin dengan terdakwa istrinya sendiri, Zuraida Hanum, terpaksa ditunda oleh Majelis, Jum’at (17/4/2020). Hakim Erintuah Damanik. Penundaan dilakukan karena saksi tidak dapat menghadiri sidang, dan ditunda hingga rabu (22/4/2020).

Sidang dengan agenda pemeriksaan saksi pada hari Jum’at dibuka oleh ketua majelis hakim, Erintuah Damanik. Setelah dibuka, hakim menanyakan kepada penuntut umum terkait saksi-saksi yang dihadirkan. Jaksa mengatakan pihaknya sudah mengirim surat panggilan kepada empat saksi tersebut. Namun Hakim tidak menghadiri persidangan.

“Panggilam sudah mereka terima, informasinya mereka menuju kemari. Kita tunggu sampai pukul 11.30 WIB tidak hadir,” ucap jaksa penuntut umum, Parada Situmorang. Ia menuturkan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan kepala desa, dan para saksi tersebut sedang dalam perjalanan ke Pengadilan Medan, namun hingga persidangan berakhir para saksi tak kunjung datang. Saksi yang dihadirkan memiliki kapasitas sebagai penemu barang bukti dan jenazah Almarhum Hakim Jamaluddin.

Penasehat hukum Zuraida Hanum yaitu Onan Purba merasa kecewa karena penundaan tersebut. “Hal seperti ini semestinya tidak terjadi, maka jaksa harus lebih mempersiapkan kembali,” kata Onan Purba menyampaikan kekecewaannya. Onan menambahkan “Merasa kecewa. Kesiapan jaksa tidak begitu akurat. Masa saksi tidak bisa dibawa. Gimana pun prosesnya kan jadi terlambat sementara asas persidangan sederhana, cepat dan ringan namun kenyataanya begini.”

Sebelumnya polisi telah merampungkan berkas perkara para tersangka pembunuhan kasus hakim PN Medan, Jamaluddin. Ketiga tersangka beserta barang bukti diserahkan ke Kejaksaaan Negeri Medan.

Tersangka pertama ialah istri hakim Jamaluddin yaitu Zuraida Hanum, yang diduga menyewa tersangka Jefri Pratama dan Reza Fahlevi untuk membunuh hakim Jamaluddin. Jamaluddin ditemukan tewas di mobil miliknya di area kebun sawit Desa Suka Rame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Sumut, Jumat (29/11/2019).

Baca Juga: Penculikan Babysitter Di Instagram Telah Diamankan Beserta Korban

Terdakwa Didakwa Dalam Dakwaan Berbeda

Tiga terdakwa yakni Zuraida Hanum, Jefri Pratama, dan Reza Fahlevi, telah menjalani sidang selasa (31/3), yang mana didakwa dalam berkas terpisah. “Mereka yang melakukan, yang menuruh melakukan, dan turut serta melakukan perbuatan, mereka yang dengan memberi atau menjanjikan sesuatu, dengan menyalahgunakan kekuasaan atau martabat, dengan kekerasan, ancaman atau penyesatan, atau dengan memberi kesempatan, sarana atau keterangan, sengaja menganjurkan orang lain supaya melakukan perbuatan, dengan sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa korban Jamaluddin,” ujar jaksa saat membacakan dakwaan untuk Zuraida.

Akibat perbuatannya, Zuraida Hanum dijerat dengan Pasal 340, 338 KUHP Jo Pasal 55 Ayat 1 ke 1 dan 2 KUHP, Sedangkan 2 lainnya dijerat dengan pasal yang sama dalam dakwaan berbeda