Sinkronisasi Data Kependudukan, NIK Jadi Nomor Kepesertaan BPJS Kesehatan
beritapapua.id - Pegawai melayani peserta BPJS Kesehatan di Kantor Cabang Kota Tangerang, Rabu (7/1/2020). (Foto: Liputan6)

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mewacanakan pemanfaatan data nomor induk kependudukan (NIK) sebagai nomor kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, pasalnya Kemendagri tengah mempersiapkan era satu data di Indonesia.

Nantinya, seluruh kebutuhan identitas akan menggunakan satu nomor, yaitu Nomor Induk Kependudukan (NIK). Diketahui, NIK sudah pasti akan menggantikan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kemendagri, Zidan Arif Fakrulloh, mengatakan penggunaan NIK akan didorong untuk memudahkan seluruh fasilitas pelayanan publik dan jaminan sosial.

“Sebab NIK ini penting sekali. Dukcapil terus mendorong seluruh penduduk 271 juta semuanya sudah punya NIK. Ini untuk memudahkan dalam semua pelayanan publik, termasuk BPJS Kesehatan,” kata Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh, Sabtu (22/1/2022).

Zudan Arif mengatakan BPJS Kesehatan Sebagai mitra generasi pertama Dukcapil khususnya sejak integrasi data pada tahun 2013 dan BPJS Kesehatan bersama 9 lembaga lain.

Pada kesempatan itu, Zudan berpesan kepada para operator BPJS Kesehatan dan masyarakat supaya sukses verifikasi kepesertaan, jangan sampai salah meng-input NIK yang terdiri 16 digit.

Baca Juga: Warga Lebak Tak Lulus SMP, Disdik Lebak Beri Bantahan

“NIK yang tidak ditemukan biasanya karena kurang input hanya 15 digit, atau salah ketik. Jadi saat memasukkan input NIK harus benar,” urainya.

Sementara itu, Direktur Utama BPJS Ali Ghufron mengatakan fungsi integrasi NIK merupakan lompatan yang luar biasa bagi efektivitas layanan BPJS.

“Lebih efektif, Kalau setiap penduduk sudah teridentifikasi punya NIK, dan BPJS Kesehatan memanfaatkan data Dukcapil ini sesuatu yang luar biasa,” kata Ali Ghufron dalam keterangannya.

Bahkan lebih jauh, kata Dirut Ghufron, BPJS Kesehatan sedang fokus meningkatkan kerja sama dengan Ditjen Dukcapil Kemendagri untuk menjadikan NIK sebagai nomor kepesertaan BPJS.

“Mudah-mudahan ke depannya lebih maksimal dan intensif dimana NIK ke depan NIK Sebagai atau menggantikan nomor keanggotaan BPJS Kesehatan,” pungkasnya.