Siswi SMP di Purworejo Menjadi Korban Bullying
beritapapua.id - Siswi SMP di Purworejo Menjadi Korban Bullying

Kasus Bullying (perundungan) di kalangan remaja kembali terjadi. Belum selesai kasus pembullyan yang terjadi pada siswa SMP di Malang yang membuat korban harus mengamputasi jari tangannya, kini kasus pembullyan itu kembali terjadi pada seorang siswi SMP di Purworejo, Jawa Tengah.

Korban yang berinisial CA (16) siswi Kelas 8 SMP Muhammadiyah Butuh, Kabupaten Purworejo menjadi sasaran bully oleh sejumlah rekan rekannya di sekolah. Hal ini terungkap dari beredarnya sebuah video yang menunjukkan CA sedang dipukul dan ditendang oleh beberapa siswa laki-laki di kelasnya. Saat kejadian tersebut, CA hanya bisa pasrah tidak melawan dan menangis diatas meja belajarnya.

Saat ditelusuri, aksi bullying tersebut bermula saat beberapa siswa laki-laki berinisial TP (16), DF (15) dan UHA (15) yang diketahui sebagai kakak kelas korban CA mendatangi kelas CA dan meminta uang sebesar Rp2000 kepada korban. Namun korban tidak memberikan uangnya itu, kemudian para pelaku tadi langsung melakukan tindakan kekerasan dengan memukul pakai sapu, tangan dan menendang korban.

Selain itu, mengutip dari tribunnews.com korban ternyata sudah sering mendapatkan perlakuan tidak baik dari beberapa temannya. Hal ini dijelaskan oleh Nuryani bude korban saat ditemui di rumahnya tak jauh dari sekolah tempat pembullyan tersebut terjadi.

Nuryani menuturkan sekitar empat bulan yang lalu, keponakannya itu mengeluh sering dipukuli temannya hingga membuat badannya sakit dan pegal-pegal.

“Bude awakku loro kabeh (badan saya sakit semua). Aku ditendangi kancane (saya ditendang teman) di sekolahan,” ujar Nuryani menirukan keluhan CA dalam bahasa Jawa.

Nuryani pun menanyakan keponakannya apa dia pernah berbuat salah sampai dianiaya oleh teman-temannya.

“Lha kok iso, opo siro nakal? Ora bude, koncoku nakal kabeh (Kok bisa, apa kamu nakal? Tidak bude, teman saya nakal semua),” kata Nuryani mengulang percakapannya dengan CA kala itu.

Baca Juga: Mengenal Jenis Obat-obatan Yang Digunakan Lucinta Luna

Para Pelaku Perundungan Ditetapkan Sebagai Tersangka

Akibat perbuatannya tersebut, ketiga pelaku akhirnya ditetapkan sebagai tersangka kasus pembully siswi SMP Muhammadiyah Butuh oleh Polres Purworejo.

Ketiganya dikenakan pasal 80 UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan pertauran pemerintah pengganti UU Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 3 tahun 6 bulan.

Menurut Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah Kombes Iskandar F. Sutisna menyebut tiga tersangka itu tidak ditahan meski telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Tidak dilakukan penahanan karena ancaman hukumannya di bawah lima tahun,” kata dia, dikutip dari Antara.

Meski tidak ditahan, Iskandar memastikan proses hukum terhadap ketiga tersangka tetap berjalan.