SMAN 4 Jayapura Menggelar Vaksinasi Kedua
beritapapua.id - Siswi SMA Negeri 4 Jayapura, kelas 10 IPS 3, Femi Claudia Kogoya, saat divaksin. (foto: jubi)

SMAN 4 Jayapura akan menggelar vaksinasi tahap kedua untuk meningkatkan kekebalan tubuh bagi siswa dan siswi.

Kepala Sekolah SMAN 4 Jayapura, Laba Sembiring, mengatakan untuk meningkatkan kekebalan tubuh bagi siswa/siswi vaksinasi tahap II pada tanggal 2-3 September 2021. Hal ini merupakan upaya agar siswa/siswa bisa terhindar dari Covid-19.

Sebelumnya SMAN 4 Jayapura juga telah menggelar vaksinasi pertama pada tanggal 5-6 Agustus lalu.

Masih sama dengan vaksinasi pertama, vaksinasi kedua nanti SMAN 4 Jayapura akan bekerjasama dengan Polisi Daerah dalam menggelar vaksinasi.

Ia juga menjelaskan vaksinasi tersebut tidak hanya untuk anak-anak sekolah tapi juga melibatkan warga yang ada di sekitar sekolah.

Sembiring mengatakan telah berkoordinasi dan bekerjasama dengan masjid-masjid di sekitar kompleks persekolahan agar dapat menginformasikan kepada warga agar dapat mendatangi tempat penyelenggaraan vaksinasi melalui pengeras suara.

“Selain pengeras suara kami juga akan membentangkan spanduk-spanduk agar ditempel di pertigaan titik-titik pemukiman masyarakat agar besok bisa berpartisipasi melakukan vaksinasi agar dapat memenuhi target sebagaimana pada tahapan pertama,” katanya.

Salah Satu Siswi Mengungkapkan Bahwa Vaksinasi Aman

Siswi SMAN 4 Jayapura, kelas 10 IPS 3, Femi Claudia Kogoya, menyampaikan terima kasih banyak kepada pihak sekolah yang telah membuka ruang bagi siswa-siswi untuk melakukan vaksinasi Covid-19 di sekolahnya.

“Vaksin itu aman sekali. Jadi saya harap kepada rekan-rekan sekalian agar jangan takut untuk divaksin. Sebab dengan vaksinasi akan menambah kekebalan tubuh kita agar terhindar dari Covid-19,” katanya.

Baca Juga: TNI AL Amankan 2 Orang Pelaku Pemalsuan Test PCR RSAL Dr. Oetojo

Kogoya mengatakan sewaktu awal dirinya juga merasa takut untuk vaksinasi. Tetapi setelah mengikuti vaksinasi rasanya baik-baik saja. Untuk itu ia mengatakan agar masyarakat jangan percaya dengan berita bohong yang mengatakan vaksinasi berbahaya.

“Bahkan ada yang bilang apabila ketika mereka menerima vaksin, mereka akan terpapar penyakit, meninggal dunia, dan lain sebagainya. Itu informasi yang mereka dapat itu hoax.

Meskipun ada yang meninggal dunia itu karena ada penyakit bawaan,” katanya.

Kogoya mengajak rekan-rekan yang belum divaksin agar segera melakukan vaksinasi dan tidak perlu takut divaksin.