Sosok Almarmun Briptu Stevanus Yang Dikenal Sangat Bermasyarakat
beritapapua.id - Kapolsubsektor Distrik Oksamol, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Briptu Stevanus Mario Sanoi, yang gugur diserang kelompok bersenjata. (foto : inews tv)

Mengenang sosok Almarhum Briptu Stevanus Mario Sanoy, korban penyerangan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Oksamol, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, pada Jumat, 28 Mei 2021 yang begitu baik dalam bergaul dan bermasyarakat.

Semasa hidupnya, dalam pelaksanaan tugas-tugas kepolisian, yang bersangkutan sangat baik terutama dalam interaksi dengan masyarakat dalam program-program Kamtibmas.

Selain itu, Almarhum juga kerap bergaul dengan masyarakat setempat dan rajin membangun kerja sama dengan masyarakat.

Kapolres Pengunungan Bintang, AKBP Cahyo Sukarnito mengungkap bahwa keseharian kerap bergaul dan berbaur dengan masyarakat sekitar.

“Keseharian Almarhum Briptu Stevanus Mario Sanoi dalam pergaulan dengan masyakarat sangat baik. Kegiatan-kegiatan dengan masyarakat melalui Binmas sangat baik. Berbagai kegiatan dengan masyarakat selalu dilaporkan kepada pimpinan,” ungkapnya.

Ia juga menerangkan sebelum malam kejadian, korban sempat berkumpul dengan masyarakat.

“Ada kegiatan sambang, terus silahturahmi Kamtibmas dengan masyakarat setempat, selalu rajin dengan masyakarat. Malam sebelum kejadian, sempat kumpul-kumpul dengan masyarakat,” tambahnya.

Ia juga menyangkan terjadinya peristiwa penyerangan secara brutal oleh KKB ini, karena menyebabkan jatuhnya korban.

Menggelar Apel Sebagai Bentuk Penghormatan Terakhir

Sebagai bentuk penghormatan, setelah mendapatkan informasi gugurnya Almarhum Briptu Stevanus Mario Sanoi , AKBP Cahyo langsung menggelar apel luar biasa untuk mendoakan almarhum.

Selain menggelar apel luar biasa, seluruh personel kepolisian juga bersiaga di Mapolres Pegunungan Bintang demi menjaga Kamtibmas di wilayah Pegunungan Bintang.

Baca Juga : Terjadi Penyerangan Terhadap Aparat Keamanan di Pegunungan Bintang

Menurut informasi pasca kejadian penyerangan tersebut, situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Pegunungan Bintang, kembali kondusif. Dan aktifitas warga sudah kembali tampak berjalan seperti biasanya.

Cahyo menyebut, tempat kejadian perkara (TKP) penyerangan tersebut jauh dari ibu kota kabupaten. Oleh karena itu situasi masyarakat kembali cepat kondusif.

“Situasi pasca kejadian, di Pegunungan Bintang, pada umumnya kondusif. Lokasi kejadian jauh dari ibu kota kabupaten,” ungkapnya.

Hingga saat ini kasus penyerangan yang dilakukan oleh 6 orang tak dikenal tersebut masih dalam proses penyelidikan.

Sementara itu, jenazah Almarhum Stevanus Mario Sanoi telah diberangkat ke Jayapura pada Sabtu, 29 Mei 2021 pagi tadi untuk selanjutnya dilakukan otopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua.