Sub PB PON Berharap Sisa Dana Rp16 Miliar Dapat Cair Pada Pekan Ini
beritapapua.id - Bupati Jayapura Matius Awaitouw. (foto : antara)

Sub Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) XX/2021 Klaster Kabupaten Jayapura mengharapkan sisa dana Rp16 miliar dari PB PON XX/2021 Papua dapat untuk direalisasikan sekaligus dalam pekan ini.

Hal ini seperti yang disampaikan oleh Ketua Umum Sub PB PON XX/2021 Klaster Kabupaten Jayapura Mathius Awoitauw mengatakan tidak ada waktu lagi untuk menunda pencairan sisa atau selisih dana PON untuk Klaster Kabupaten Jayapura.

Lantaran menurutnya waktu perhelatan PON XX di Papua saat ini sudah kian dekat dan pada September, pertandingan-pertandingan sudah mulai dilakukan.

“Selisih dana Rp16 miliar dari PB PON Papua itu, kami berharap minggu-minggu ini sudah harus realisasi. Kita tadi sudah meminta SPJ-SPJ dari semua bidang itu paling lambat besok siang harus klir. Dengan demikian, kita bisa laporkan semua SPJ dari semua sub bidang itu ke PB PON agar mereka bisa menyalurkan ke Sub PB Kabupaten Jayapura,” ujarnya.

Baca Juga : PPKM di Kota Jayapura Berdampak Pada Penerimaan Asli Daerah

Mathius Awoitauw mengaku bahwa di Sub PB PON Klaster Kabupaten masih ada sebagian saldo untuk berjalannya kegiatan berikutnya.

Namun untuk dana Rp16 miliar ini sebaiknya ada di kas Sub PB PON Kabupaten Jayapura. Sehingga pihaknya bisa bekerja dengan satu kepastian anggaran.

“Jangan tahan-tahan lagi, saya juga tidak tahu alasannya bisa seperti ini dan nanti tanya langsung ke mereka. Karena selama ini saya berpikir yang 94 (miliar) itu sudah ada di sini, tapi kalau tadi di laporkan yang ada baru 70 (miliar) sekian,” tuturnya.

PB PON XX Papua Harus Bisa Konsisten

Oleh karena itu, ia mengharapkan agar PB PON XX Papua harus bisa konsisten dengan waktu yang tersisa saat ini. Karena menurutnya, laporan keuangan di Klaster Kabupaten Jayapura ini ketat.

Dia menyontohkan pihaknya langsung meminta pada bidang-bidang untuk menjelaskan 30 persen dan melaporkan (penyerapan) keuangannya.

“Tapi, besok siang semua laporan tertulis itu sudah klir. Kalau tidak, maka kita tidak akan salurkan dana lagi khusus untuk di Sub PB sini. Oleh karena itu, provinsi jangan ragu-ragu lagi untuk memberikan yang menjadi haknya klaster atau sub PB PON. Karena kami bertanggung jawab untuk menyelesaikan itu,” katanya.