Subda PON Papua Akan Merekrut 3.400 Relawan di Merauke
beritapapua.id - Wakil Ketua Harian Sub PB PON Merauke, Antonius Kaize saat menhgadiri rapat PB di hotel horison Kotaraja. (foto: tiffanews)

Pada pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional yang mulai pada Oktober mendatang, Subda PON Papua akan merekrut sebanyak 3.400 relawan yang bertugas di klaster Merauke. Para relawan ini nantinya akan bertugas membantu para atlet yang akan bertanding dan official.

Wakil Ketua Subda PON Papua Kabupaten Merauke, Antonius Kaize menyampaikan bahwa kuota relawan saat ini sudah final yaitu sebanyak 3.400 orang.

“Jadi sudah final, kuota untuk relawan PON Papua klaster Merauke sebanyak 3.400 orang” ungkap Wakil Ketua Subda PON Papua Kabupaten Merauke, Antonius Kaize, melalui telpon selulernya, akhir pekan lalu.

Ia mengatakan salah satu syarat utama yang harus calon relawan saat ini siapkan adalah harus memiliki surat keterangan vaksin. Selain itu masih ada beberapa persyaratan lainnya yang mesti para calon relawan siapkan yaitu KTP, Ijasah dan pasfoto.

Kaize juga menyampaikan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan koordinasi agar segera bisa mengumumkan waktu dan tempat pendaftaran bagi relawan. Untuk itu, calon relawan yang ingin mendaftar harus segera menyiapkan persyaratan yang ada.

“Hari ini kami baru tiba di Merauke dan besok akan melakukan koordinasi untuk dikeluarkan pengumuman secara resmi,” ujarnya.

Tentunya, menurut dia, bidang SDM yang memiliki kewenangan dan tanggung jawab melakukan perekrutan relawan.

Terkait dengan relawan yang telah direkrut DPD KNPI Merauke setahun silam, ia mengatakan saat ini masih akan melakukan verifikasi kembali.

Calon Relawan Harus Memiliki Surat Vaksin

Selain itu, ia juga menyampaikan bagi yang merasa pernah mendaftar dipersilahkan datang ke bidang SDM untuk melakukan pengecekan agar bisa melengkapi persyaratan. Karena saat ini syarat utama adalah harus memiliki surat vaksin atau kartu vaksin.

Dan langkah selanjutnya setelah selesai melakukan pendaftaran adalah melakukan verikasi berkas dan setelah itu akan mendapatkan bimbingan teknis.

Baca Juga: Rendahnya Vaksinasi, Menkes Rekomendasikan PON XX Tanpa Penonton

Dalam hal ini nantinya panitia akan bekerja keras, karena waktu pendaftaran hanya seminggu.

“Jadi panitia akan kerja marathon karena proses pendaftaran hanya dibuka seminggu,” katanya.

Salah seorang warga Kelurahan Samkai, Yoseph (35), mengaku akan ikut mendaftarkan diri menjadi relawan.

“Saya juga sudah vaksin pertama dan kedua, sehingga nanti akan membawa bukti vaksin untuk menunjukkan kepada panitia,” katanya.

“Ini adalah kesempatan baik, apalagi jumlah yang direkrut mencapai ribuan orang,” kata d