Suku Dambet Gelar Ritual Adat Bakar Batu
Ritual adat bakar batu suku dambet (foto : istimewa)

Suku Dambet Kabupaten Puncak, Papua, menggelar ritual adat bakar batu sebagai rasa syukur atas kehidupan, Sabtu malam (18/4/21). Acara adat ini merupakan bentuk syukur karena mereka selamat dari momen mengerikan atas serangan kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Untuk sedikit informasi KKB beberapa hari lalu secara tiba-tiba melakukan serangan dengan cara pembakaran honai, bangunan sekolah, dan rumah guru. Namun dalam penyerangannya ini tidak ada korban jiwa. Serangan tersebut merupakan salah satu upaya KKB melancarkan aksi teror mereka untuk warga.

Acara bakar batu itu Kepala Suku Dambet, Benner Tinal selanggarakan di Distrik Beoga Kabupaten Puncak.

Hal ini juga sebagai bentuk ungkapan rasa syukur dari selamatnya tokoh adat Bener Tinal atas penembakan dan pembakaran KKB lakukan dengan semena-mena.

Kasatgas Humas Nemangkawi Kombes Pol M Iqbal Al Qudusy turut menghadiri acara bakar batu tersebut. Dalam menghadiri bakar batu itu ia bersama personel Polri Kompol Dudung Setyawan serta Brigpol Akram.

Warga Papua Cinta Damai dan Berharap Papua Selalu Damai

Acara tersebut juga menunjukkan betapa sesungguhnya warga Papua cinta damai dan berharap selalu damai.

Baca Juga : Penempatan Sejumlah Alat Kelengkapan Dewan Pasca Pelantikan

“Bakar batu ini ungkapan syukur dari selamatnya Bapak Bener atas penembakan dan pembakaran yang dilakukan KKB. Ini menunjukkan betapa sesungguhnya warga Papua cinta damai dan berharap Papua selalu damai,” ujar Iqbal, Minggu (18/4/2021).

Kepala Suku Benner Tinal mengecam kejadian tindakan kejahatan KKB lakukan karena dapat mengganggu kenyamanan dan keselamatan warganya. Selain ungkapan syukur, acara ini sekaligus momen menjalin silaturahmi suku Dambet dengan Polri yang telah hadir membawa rasa aman bagi warga Beoga.

“Saya sangat menyesal dan mengutuk KKB yang telah menghancurkan honai dan kiosnya,” ujar Bener Tinal.

Kasatgas Humas Nemangkawi Kombes Iqbal menyampaikan rasa terimakasih atas jalinan silaturahmi tersebut. Ia juga mengatakan kehadiran aparat keamanan TNI/Polri di Beoga untuk memberikan perlindungan, menjamin keamanan, dan akan menegakkan hukum bagi kelompok KKB yang telah mengganggu ketenangan warga.

“Aparat TNI-Polri hadir di tengah masyarakat untuk melindungi dan memberikan rasa aman bagi warga Beoga,” tegas Kasatgas Humas Nemangkawi Kombes Iqbal.