Surat Sehat Bebas Covid-19 Dijual Bebas
beritapapua.id - Surat Sehat Bebas Covid-19 Dijual Bebas - Detik

Belum lama ini warga Indonesia dihebohkah dengan penemuan surat sehat bebas covid-19 yang dijual bebas di salah aplikasi jual beli online. Surat tersebut dijual dengan harga Rp70 ribu, lengkap dengan logo rumah sakit swasta yang sepintas terlihat asli.

Penjual surat tersebut pula menyematkan nomor telepon beserta alamat website bernama www.suratdokterindonesiaaa.blogspot.com untuk memesan produk lebih cepat. Kepala Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Argo Yuwono mengatakan Tim Siber Bareskrim akan menyelidiki hal tersebut.

“Kalau terbukti ada tindak pidana kita akan proses,” jelas Argo.

Pihak Tokopedia membenarkan bahwa surat itu sempat beredar dalam platform jual beli mereka. Chandra, selaku External Communications Senior Lead Tokopedia, mengatakan bahwa pihaknya segera menindaklanjuti permasalahan tersebut setelah mendapat laporan dari pengguna.

“Saat ini, kami telah menindak produk dan toko yang dimaksud sesuai prosedur,” jelas Chandra saat dikonfirmasi melalui pesan teks, Kamis (14/5/2020).

Menurut Chandra, hal tersebut bisa saja terjadi di Tokopedia. Hal ini disebabkan lantaran Tokopedia bersifat user generated content (UGC). Artinya setiap pengguna aplikasi tersebut dapat bebas menjajakan barang dagangannya. Sederhananya, mirip dengan platform media sosial pada umumnya. Chandra mengatakan, meski UGC sangat bermanfaat dalam hal jual beli online, namun tetap perlu diawasi.

“UGC sangat bermanfaat, tetapi tetap harus kami sertai dengan aksi proaktif untuk menjaga norma dan hukum yang berlaku,” ungkap Chandra.

Baca Juga: Abaikan PSBB Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

Mudik Dilarang, Surat Palsu Bertindak

Sejalan dengan surat edaran Pemerintah nomor 4 tahun 2020 mengenai kriteria pembatasan perjalanan orang, telah dijelaskan beberapa syarat dan kriteria seorang warga untuk dapat melakukan perjalanan luar kota. Hal tersebut dilakukan dalam rangka percepatan penanganan virus Corona atau Covid-19.

Salah satu syarat untuk berpergian keluar kota di tengah wabah corona adalah surat sehat bebas covid-19. Surat tersebut biasanya dapat diperoleh setelah melakukan tes polymerase chain reaction (PCR), atau rapid test. Surat tersebut juga bisa dikeluarkan oleh dinas kesehatan/rumah sakit, puskesmas, atau klinik kesehatan.

Secara keseluruhan, pemerintah telah menetapkan 6 kriteria yang harus dipenuhi warga agar dapat keluar kota. Berikut syarat tersebut:

  1. Menunjukan surat tugas bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Republik Indonesia yang ditandatangani oleh minimal pejabat setingkat Eselon II.
  2.  Menunjukan surat tugas bagi pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN)/Daerah (BUMD), unit pelaksana teknis, satuan kerja, organisasi non pemerintah, lembaga usaha yang ditandatangani oleh direksi/kepala kantor.
  3. Menunjukan hasil negatif covid-19 berdasarkan polymerase chain reaction (PCR) test, rapid test atau surat keterangan sehat dari dinas kesehatan/rumah sakit, puskesmas, atau klinik kesehatan.
  4. Bagi yang tidak mewakili lembaga pemerintah atau swasta harus membuat surat pernyataan yang ditandatangani di atas materai dan diketahui oleh lurah atau kepala desa setempat.
  5. Menunjukan identitas diri,
  6. Melaporkan rencana perjalanan (Jadwal keberangkatan, jadwal pada saat berada di daerah penugasan, serta waktu kepulangan).

Dalam surat edaran tersebut, surat sehat bebas covid-19 hanya 1 dari 6 kriteria yang dibutuhkan untuk dapat berpergian keluar kota. Meski sudah diperketat, masih ada saja sejumlah oknum yang mencari celah untuk melanggar aturan.