Tatkala Cinta Membabi Buta, Nyawa Tak Berharga Akibat Amarah
NA (25), perempuan asal Majalengka, mengaku diberi saran oleh temannya untuk meracuni makanan terhadap mantan kekasihnya (foto : antara)

Jatuh cinta bisa jadi hal yang membahagiakan manusia. Namun cinta juga bisa mendorong sisi gelap dari seseorang untuk keluar, bahkan melakukan pembunuhan yang keji.

Dunia media Indonesia sedang digegerkan oleh percobaan pembunuhan yang dilakukan oleh seorang wanita, dengan cara meracuni sate. Sate yang telah dicampur sianida itu, sekiranya akan dikirimkan kepada seseorang dengan menggunakan layanan ojek.

‘Perempuan Sate’, mereka memanggilnya. Ia mengaku ingin membunuh pria tersebut, karena rasa cemburu serta marah karena tidak jadi dinikahi. Satu lagi kasus pembunuhan yang dilatarbelakangi cinta.

Jika kita kompilasi, kasus pembunuhan yang terjadi karena cinta, sering sekali terjadi. Bahkan beberapa di antaranya dilakukan dengan cara yang sadis. Kasus Ryan Jombang, contohnya. Ia membunuh 11 pria kekasihnya, dan memutilasi mereka, hanya karena rasa cemburu.

Cinta Mematikan Bagian Otak Untuk Berpikir Logis

Menurut Semir Zeki, seorang profesor Neuro Aestetik di University College London, kondisi otak manusia yang bertugas untuk membuat keputusan yang logis justru dimatikan pada saat ia sedang jatuh cinta.

Korteks frontal yang seharusnya berperan besar untuk memberikan analisa yang logis justru dinonaktifkan pada saat jatuh cinta. Sedangkan bagian otak lain yang menghasilkan hormon kesenangan dan ketakutan justru diaktifkan berlebihan.

Baca Juga : Sering Lupa dan Tidak Fokus? Penuhi Nutrisi dan Vitamin Otak

Hal ini lah yang membuat manusia akan bertindak irasional, dan mendorong mereka untuk berbuat di luar nalar atau logika. Ini bisa membawa kebahagiaan, namun bisa juga mendorong manusia untuk melakukan sebuah kejahatan.

Orang Yang Paling Logis Bisa Menjadi Gila Karena Cinta

Psikolog dari Inggris dalam bukunya ‘The Incurable Romantic: And Other Tales of Madness and Desire’ menulis bahwa cinta bisa membuat mereka yang paling logis pun bisa menjadi irasional.

Banyak sekali gejala yang ditunjukkan oleh orang-orang yang sedang mabuk asmara menunjukkan ketidak-stabilan mentalnya seperti gangguan jiwa.

Ketidak-stabilan mental karena rasa asmara makin diperparah ketika mereka dihadapkan pada situasi cemburu atau ditolak. Keadaan ini lah yang mengeluarkan keinginan seseorang untuk membunuh karena cinta.

Referensi


Daily Mail UK: Crazy in love: What happens in your brain when you really do have chemistry
‘The Incurable Romantic: And Other Tales of Madness and Desire’ by Frank Tallis