Taun-Taun, Burung Setia Asal Tanah Papua
Beritapapua.id - Taun-Taun, Burung Setia Asal Tanah Papua - Jalaksuren

Taun-Taun, Burung Setia Asal Tanah Papua – Burung Rangkong oleh masyarakat Papua biasa disebut burung Taun-taun atau burung Kumkum. Dinamakan Taun-taun karena pada paruhnya terdapat tanda yang menunjukkan umur burung. Semakin banyak tanda pada paruhnya, maka semakin tua burung tersebut.

Burung taun-taun Papua juga dikenal dengan sebutanĀ hornbill bird karena memiliki bentuk yang cenderung lebih besar dari tubuhnya. Yang mana burung jantan mempunyai paruh lebih besar dan lebih berwarna dibandingkan betina. Burung ini memiliki ciri-ciri berparuh pucat dengan kepala hitam dan leher berbulu putih. Ukuran tubuh satwa ini antara 76-91 cm serta diselimuti warna hitam. Selain itu, burung ini juga memiliki desingan ketika mengepakkan sayap dan suara seperti dengusan yang parau.

Burung ini banyak mengonsumsi buah-buahan seperti palem-paleman, buah pala dan buah matoa. Selain itu, mereka juga kerap mengonsumsi hewan seperti kepiting, serangga, sarang lebah dan kadal.

Spesies ini merupakan penghuni di hutan Papua, Maluku, hingga hutan yang tersebar di Samudera Pasific. Burung ini mendiami hutan, rawa, dan perbukitan. Burung ini senang membuat sarang dengan mematuk batang dan dahan pohon yang besar dan tinggi. Dalam sarang yang dibuat itulah, burung betina akan bertelur dan mengerami telurnya. Seluruh badan akan berada di dalam lubang dan hanya kepala dan paruhnya saja yang keluar dari lubang sarangnya.

Burung Yang Setia Pada Pasangannya

Peneliti Balai Arkeologi Provinsi Papua, Hari Suroto menyebutkan burung taun-taun adalah burung yang setia pada pasangannya. Hari mennjelaskan bahwa sepasang burung ini akan setia hingga mati. Jika salah satu pasangan mati oleh pemburu, maka pasangan yang ditinggalkan tidak akan mencari pasangan baru.

Burung taun-taun biasa berjemur atau bermain dengan pasangan, hingga mencari makan bersama, biasa dilakukan pada pagi dan sore hari, dimana cuaca saat itu tak begitu panas. Sementara, jika siang hari, burung Taun-taun akan bertengger di pepohonan yang rindang, tetap bersama dengan pasangannya.

Pada saat burung betina mengerami telur, burung jantan akan membawakan makanan. Setelah telur menetas, maka burung betina keluar sarang dan bergantian dengan burung jantan mencari makan, serta menjaga anak-anaknya di sarang.