Teluk Wondama Berhasil Mengembangkan Sistem Padi Ladang
Beritapapua.id - Teluk Wondama Berhasil Mengembangkan Sistem Padi Ladang - Melanesia

Teluk Wondama Berhasil Mengembangkan Sistem Padi Ladang – Petani lokal Kampung Webi, Kabupaten Teluk Wondama berhasil mengembangkan padi ladang atau lahan kering. Panen perdana padi ladang milik kelompok tani di kampung tersebut dilaksanakan pada Sabtu (31/10/2020).

Kepala Seksi Pembenihan dan Perlindungan Tanaman Pangan Dinas Pertanian Teluk Wondama, Ika Wahyu Prastuti berharap kelak Kampung Webi menjadi lumbung pangan bagi daerah tersebut. Sebab selama ini Kampung Webi memang terkenal sebagai penghasil aneka pangan lokal.

Ika mengatakan pengembangan padi Kampung Webi dipelopori oleh Erkianus Mbari. Yang merupakan seorang petani asli Papua di kampung tersebut. Menurutnya hasil panen ini, akan dikembangkan sebagai benih. Yang nantinya benih padi jenis cehereng itu akan dibagikan kepada para petani di Teluk Wondama yang ingin mengembangkanya.

Pihaknya juga berharap, bukti yang telah ditunjukkan Erkianus Mbari dan kelompoknya di Kampung Webi bisa memacu semangat petani lokal lain di kabupaten tersebut. Sebab Teluk Wondama masih memiliki lahan cukup luas untuk pengembangan pertanian.

Baca Juga: Donald Trump dan Joe Biden Saling Serang Di Media Sosial

Pengembangan Padi Ladang Guna Mengoptimalkan Lahan Kering

Teluk Wondama Berhasil Mengembangkan Sistem Padi Ladang
Beritapapua.id – Teluk Wondama Berhasil Mengembangkan Sistem Padi Ladang – Suara Karya

Petani lokal Kabupaten Teluk Wondama, mulai mengembangkan inbrida padi gogo (inpago) untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan kering di daerah tersebut.

Penanaman perdana padi Kampung Webi dilakukan pada Jumat (12/6/2020). Warga setempat menyiapkan lahan seluas satu hektare khusus untuk pengembangan padi ladang jenis Inpago .

Kelompok tani Kurimariei Kampung Webi membuka lahan untuk pengembangan padi ladang di tengah pandemi Covid-19. Hal itu juga membuktikan masyarakat tetap bisa produktif meski sedang menghadapi pandemi Covid-19.

Sementari itu Erkianus Mbari, petani sekaligus pemilik lahan menuturkan bahwa Ia sudah pernah menanam padi ladang beberapa tahun lalu. Namun dengan varietas yang berbeda. Hal inilah yang membuatnya tertarik menanam kembali karena saat ini bibit yang ditanam merupakan varietas baru yang diyakininya akan mendatangkan hasil yang bagus.

“Dari benih ini dia sudah bagus bisa kelihatan (hasilnya akan bagus). Dulu pernah tanam, saya senang tanam lagi jadi sudah kerja rapi-rapi begini jadi mau bisa seperti petani-petani di luar sana,“ ucap Mbari.