Teluk Wondama Tingkatkan Produksi Rumput Laut
Beritapapua.id - Teluk Wondama Tingkatkan Produksi Rumput Laut - Papua Barat Oke

Teluk Wondama Tingkatkan Produksi Rumput Laut –¬†Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama, Provinsi Papua Barat mendorong peningkatan produksi rumput laut yang ada pada dearah tersebut.¬† Hal ini diwujudkan lewat pengiriman perdana rumput laut kering ke Surabaya melalui Pelabuhan Manokwari pada selasa (27/10/2020) yang dilakukan oleh investor dari Surabaya.

Penjabat Bupati Teluk Wondama, Abudulatief Suaeri menjelaskan bahwa mereka menargetkan dalam satu kali pengiriman minimal bisa 40 ton. Sebab pengiriman sekarang yang baru 20 ton, dinilai kurang efisien bagi buyer (pembeli), maka harus ditingkatkan hasil panennya.

Sebab Teluk Wondama memiliki potensi perairan cukup luas untuk pengembangan rumput laut, sehingga peningkatan jumlah hasil panen sangat memungkinkan. Oleh sebab itu, Ia pun menginstruksikan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan agar segera mengkoordinasikan hal itu kepada para petani. Target produksi 40 ton perbulan diharapkan segera tercapai.

“Kita tidak butuh waktu lama untuk bisa menikmati hasil dan merawatnya pun tidak susah. Dalam 40 hari rumput laut sudah bisa dipanen. Harga beli di petani mencapai Rp 6.000 perkilo gram, ini lumayan. Dalam hal budidaya dan perdagangan rumput laut ini petani kita sangat dimudahkan. Mereka tidak perlu capek-capek menjual keluar karena buyer datang langsung ke setiap petani sehingga mereka terima bersih,” kata Abdulatief.

Lebih lanjut Abdulatief menjelaskan bahwa biaya operasional pengiriman rumput laut menuju Surabaya cukup tinggi. Saat ini pembeli mengambil langsung dari petani untuk selanjutnya pengiriman dilakukan melalui Pelabuhan Manokwari.

Baca Juga: Agama Islam Tidak Identik Dengan Teror

Pengiriman Perdana Rumput Laut Dari Teluk Wondama

Teluk Wondama Tingkatkan Produksi Rumput Laut
Beritapapua.id – Teluk Wondama Tingkatkan Produksi Rumput Laut – Reportase Papua

Pengiriman perdana hasil rumput laut dilepas secara simbolis oleh Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan di Pelabuhan Manokwari. Gubernur Mandacan pada kesempatan itu menekankan pembangunan berkelanjutan harus menjadi arus utama pembanguan provinsi Papua Barat.

“Komitmen Konferensi Internasional Keanekaragaman Hayati Ekowisata dan Ekonomi Kreatif dan Deklarasi Manokwari sangat jelas, untuk kita bijaksana dalam mengelola sumber daya alam demi kepentingan generasi yang akan datang,” sebut Gubernur.

Menurut Dominggus, Pemprov Papua Barat pun telah memperkuat komitmen itu dalam bentuk peraturan daerah khusus nomor: 10 tahun 2019 tentang pembangunan berkelanjutan. Melalui regulasi ini pembangunan ekonomi diarahkan pada pengemhangan ekonomi hijau yang memprioritaskan komoditas unggulan daerah. Selain rumput laut, komoditas lain yang perlu dikembangkan adalah kopi, pala, kakao serta kelapa. Pemprov juga sedang mendorong pengembangan ekowisata.

Sementara itu, Abdulatief juga berharap agar seluruh kampung pesisir di Teluk Wondama mengembangkan rumput laut. Ia pun berharap pengiriman perdana ini memacu masyarakat untuk turut mengembangkan budidaya rumput laut. Dengan demikian perekonomian dan kesejahteraan masyarakat kampung meningkat.