Tenis Indonesia Bertahan di Grup I Asia-Oseania Dengan Tiga Pemain
beritapapua.id - Tenis Indonesia Bertahan di Grup I Asia-Oseania Dengan Tiga Pemain - ANTARA

Tenis Indonesia Bertahan di Grup I Asia-Oseania Dengan Tiga Pemain – Tim Piala Davis berhasil mempertahankan posisi di Grup Dunia II dalam pertandingan playoff melawan Kenya akhir pekan lalu. Tim Fed Cup tidak mau kalah. Aldila Sutjiadi dkk juga sukses bertahan di Grup I Zona Asia/Oseania.

Dalam rangkaian pertandingan di Dubai Duty Free Tennis Center, Dubai, sepanjang minggu lalu mereka memetik dua kemenangan dari lima laga.

Dua kemenangan itu diraih atas Taiwan (2-1) dan Uzbekistan (3-0). Itu hasil yang memuaskan. Mengingat, tim Fed berangkat ke Dubai dengan skuad seadanya. Indonesia hanya diperkuat tiga petenis. Yakni, Aldila, Priska Madelyn Nugroho, dan Janice Tjen.

Sedangkan negara lain rata-rata membawa lima pemain. Dari enam anggota grup I, Indonesia berada di peringkat keempat.

Baca Juga: Simposium IDI, Penanganan Covid 19, Dibentuk Satgas Kesiapsiagaan

Atlet Tenis Indonesia yang Membanggakan

Ketua Umum PP Pelti Rildo Ananda Anwar mensyukuri hasil tersebut. Keputusan pihaknya menerjunkan tiga pemain, dan bukan lima, ternyata berbuah manis. ”Kami pilih lima pemain kalau benar-benar siap. Jangan buat menggenapi saja. Tiga orang kalau memang memenuhi syarat ya tidak apa,” paparnya. ”Lihat, mereka bisa membawa bertahan di grup I,” imbuh dia.

Dengan dua kemenangan, Indonesia menempati peringkat keempat grup I. Di bawah Tiongkok, India, dan Korea Selatan. Sayang, dalam pertandingan penentuan melawan India, kita kalah 1-2. Priska memenangi laga pertama atas Rutuja Bhosale dengan skor 6-3, 0-6, 6-3. Sayang, Aldila takluk kepada Ankita Raina 3-6, 3-6.

Lalu, di sektor ganda, Priska/Aldila kalah oleh Sania Mirza/Ankita Raina 6-7(4), 0-6. ”Kemarin itu hampir banget (masuk grup dunia, Red) kalau bisa menang lawan India. Mudah-mudahan ke depan bisa. Itu membuat aku semakin optimistis,” tutur Priska, gembira.

Perjuangan Aldila dkk untuk mengamankan dua kemenangan sangatlah berat. Dengan hanya tiga pemain, setiap orang setidaknya harus bermain dua partai setiap hari. Aldila dan Priska paling sering kebagian terjun dua kali. Yakni, di sektor tunggal dan ganda. Aldila mengakui bahwa perjuangan timnya begitu sulit.

Dengan hasil di grup I, Rildo menargetkan capaian yang lebih baik tahun depan. Yakni, lolos ke grup dunia. Skuad yang ada saat ini sangat potensial. Mereka juga masih muda-muda. Aldila adalah petenis paling senior.

Priska dan Janice masing-masing masih berumur 16 tahun dan 17 tahun. Ada waktu untuk menambah dua pemain muda lagi agar kuota lima pemain di Piala Fed terpenuhi.