Terdampak Covid-19, Empat Bupati Meepago Diminta Bantu
beritapapua.id - Terdampak Covid-19, Empat Bupati Meepago Diminta Bantu - Tempo

Terdampak Covid-19, Empat Bupati Meepago Diminta Bantu – Para Bupati wilayah adat Meepago khususnya Bupati kabupaten Nabire, Dogiyai, Deiyai dan Paniai diminta untuk melihat setiap warganya yang sedang membutuhkan bantuan makanan akibat terkena dampak penyebaran pandemi Covid-19.

Permintaan ini disampaikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Provinsi Papua asal wilayah Meepago. “Kami bangga dengan kerja keras bapak-bapak sampai saat ini tidak istrahat baik demi penanganan Covid-19 agar tidak masuk ke wilayah Meepago dan buktinya saat ini Dogiayi, Deiyai, Paniai dan Kab. Intan Jaya tidak ada pasien positif kecuali Nabire dan Timika.”

Dikatakan bantuan tidak hanya kepada masyarakat setempat, mahasiswa dan pelajar, dan masyarakat yang ada di setiap kota study seluruh Indonesia juga bagian dari tanggungjawabnya.

“Harus kita buktikan kalau kita juga bisa. Ini harga diri sebagai sebuah bangsa yaitu Bangsa Mee,” ungkapnya. Ditekankan demikian karena menurutnya, urusan perut rakyat tidak bisa dinegosiasi atau ditunda-tunda.

“Maka pemerintah segera memperbaharui data masyarakat penerima bantuan di tengah pandemi virus corona (Covid-19) setiap hari secara berkala,” pintanya.

Baca Juga: Klemen Tinal: Bandara dan Pelabuhan Papua Segera Dibuka

Persiapan Ketahanan Pangan

Pihaknya meminta agar kepala daerah di Tanah Papua khusus wilayah Meepago untuk segera mempersiapkan ketahanan pangan di daerahnya masing-masing. Salah satu usahanya yaitu dengan membuka kebun-kebun rakyat guna mendukung ketersediaan pangan lokal.

“Pandemi Covid-19 yg belum diketahui kapan berakhir menyebabkan pemerintah daerah harus segera menyiapkan langkah strategis bagi ketersediaan pangan lokal di daerah-daerah di Tanah Papua,” terangnya.

Sementara itu, Yunus Gobai, tokoh pemuda Paniai, menyatakan para kepala daerah wilayah Meepago harus menyikapi segera apa yang disampaikan para dewan Papua wilayah Meepago tersebut.

Menurutnya, sebab memberi bantuan makanan dan mempersiapkan ketahanan pangan dengan membuka kebun-kebun rakyat, kini menjadi hal mendesak untuk dilakukan.

“Mengingat sampai sekarang obat ampuh tuk berantas corona belum ditemukan. Tentu korban darinya baik pasien maupun meninggal akan terus bertambah. Untuk itu menyiapkan pangan lokal sejak dini sangat penting. Harap para kepala daerah dapat lakukan segera sambil terus memberikan bantuan makanan kepada masyarakat yang membutuhkan terutama kepada mahasiswa yang ada disetiap kota studi,” ujarnya.