Gendang Tifa
Tifa Alat Musik Unik Khas Bumi Papua

Suara ritme kini terdengar dari beberapa alat musik khas Papua yang bernama Gendang tifa. Suara seperti gendang itu nyaring terdengar saling bersahut-sahutan, tak hanya satu suara namun ada beberapa seperti tak berirama ringan ditelinga.

Papua!!! Tentu saja kental dengan kisah-kisah mitosnya.

Sedikit sejarah asal usul alat musik tifa dari Biak Papua ini diceritakan bahwa dahulu ada dua laki-laki bersaudara bernama Fraimun dan Sarenbayer, kedua Kakak Adik ini pergi dari desanya Maryendi karena desanya sudah tenggelam. Mereka berpetualang dan menemukan daerah Wampember yang berada di Biak Utara serta menetap di sana. Ketika mereka sedang berburu, mereka menemukan pohon opsur. Pohon itu ditinggali oleh lebah madu, soa-soa serta biawak dan binatang-binatang kecil lainnya. Mereka penasaran dengan pohon tersebut dan akhirnya memutuskan untuk menebangnya. Setelah itu, mereka mengeruk dan mengosongkan bagian tengah kayu sehingga menyerupai pipa dengan peralatan seadanya yaitu memakai nibong.

Nibong

Nibong adalah sebuah besi panjang yang ujungnya sangat tajam. Tidak lupa mereka membakar bagian tengah kayu tersebut agar lebih apik. Saat ingin menutupi salah satu isinya mereka berniat untuk memakai kulit paha sang Kakak. Setelah dipertimbangkan, rasanya akan sangat menyakitkan bagi sang Kakak. Akhirnya setelah berunding, mereka memutuskan untuk memakai kulit soa-soa. Kerajinan tangan yang mereka buat inilah yang kemudian dikenal sebagai alat musik tifa.

Baca juga: Serui Kota Kembangnya Papua Barat

Gendang Tifa

Gendang Tifa biasanya dimainkan oleh beberapa orang secara bersama-sama dengan cara dipukul menyerupai gendang. Tifa yang berasal dari Papua terbuat dari kayu lenggua, kayu khas daerah Papua yang dikenal memiliki kualitas nomor satu karena sangat tebal dan kuat.

Kayu lenggua dibentuk menyerupai tabung selanjutnya diberikan lubang pada bagian dalam tabungnya agar menghasilkan suara yang nyaring saat ditabuh. Pada salah satu sisi ujung tifa biasanya akan ditutupi dengan kulit hewan rusa namun di beberapa daerah ada yang menggunakan kuliat biawak ataupun soa-soa yang sudah dikeringkan terlebih dahulu.

Tifa biasanya dimainkan pada upacara-upacara besar dan peringatan tertentu. Tifa juga biasa dimainkan untuk mengiringi tarian-tarian seperti tari Gatsi, tarian Asmat, dan tarian tradisional lainnya. Jenis tifapun berbeda-beda, ada Tifa Jekir, Tifa Potong, Tifa Dasar, maupun Tifa Bas.

Gendang khas bumi Papua ini selalu menjadi salah satu Pesona Papua dan diburu oleh wisatawan dalam dan luar negeri. Bagaimana dengan kamu?