Tim Renang Papua Lakukan Pemusatan Latihan di Venue Akuatik PON XX
beritapapua.id - Atlet renang Papua bersama pengurus dan Plt Kadisorda Papua. (foto : jubi)

Tim renang Papua yang akan turun dalam perhelatan Pelaksanaa Pekan Olahraga Nasional (PON) XX telah memulai pemusatan latihan. Ini adalah salah satu agenda Tim renang Papua dalam menjelang pelaksanaan PON XX Oktober mendatang.

Pemusatan latihan itu bertempat di venue akuatik Kompleks Olahraga Kampung Harapan, Sentani, Kabupaten Jayapura, pada Jumat (30/7/21) kemarin. Terlihat ada 26 atlet yang mulai mengikuti agenda dan hadir untuk menjajal venue Akuatik tersebut.

Official Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Papua, Yusuf Bungkang mengatakan para atlet renang Papua tersebut tiba di Jayapura sejak Sabtu (24/7/21) lalu.

“Hari sabtu lalu mereka sudah tiba di sini, itu atlet binaan kita yang TC di Makassar sejak 2019 lalu. Itu belum termasuk atlet yang kontrak. Karena masih ada juga yang main di olimpiade,” ujarnya.

Ia juga mengatakan PRSI Papua merasa lega karena atletnya sudah mendapatkan izin dan boleh menggunakan akuatik untuk berlatih. Karena menurutnya hal tersebut juga perlu untuk adaptasi para atlet menjelang PON XX nanti.

“Atlet kita butuh untuk beradaptasi dan menyesuaikan diri karena ini sangat penting dan mereka juga akan percaya diri bermain di kolam itu. Itu memang sudah lama kami harapkan, karena waktu sudah kian mepet menuju PON XX,” ujarnya.

Plt Kepala Dinas Olahraga Provinsi Papua, Alexander Kapisa selaku penanggung jawab venue menerima langsung 26 atlet tersebut di venue akuatik.

Kapisa menyampaikan bahwa secara resmi atlet renang papua yang pertama kali menggunakan venue tersebut.

“Jadi saya sampaikan kepada adik-adik atlet renang papua bahwa kolam renang kita ini berstandar internasional dan telah mendapatkan sertifikasi internasional dari FINA. Ini sangat membanggakan bagi kita dan adik-adik lah yang pertama kali menggunakan kolam renang ini. Seharusnya ini bisa memberikan dorongan semangat bagi adik-adik untuk memberikan hasil yang terbaik untuk Papua,” kata Kapisa.

Menjaga dan Memelihara Seluruh Peralatan Pendukung di Venue

Ia mengimbau para atlet yang menjalani pemusatan latihan untuk bisa menjaga kebersihan dan memelihara seluruh peralatan pendukung di venue tersebut.

Baca Juga : Pangdam: Saling Bekerjasama Untuk Turunkan Level PPKM di Sorong

“Saya sampaikan kepada adik-adik bahwa total biaya untuk membangun stadion renang ini mencapai kurang lebih Rp401 Milyar. Jadi mari kita sama-sama menjaga seluruh peralatan dan infrastruktur pendukung yang ada di stadion renang ini agar nanti dapat kita gunakan dalam jangka waktu yang lama,” imbaunya.

Kapisa juga berpesan agar para atlet bisa menunjukan kemampuan terbaiknya dan memberikan prestasi untuk tanah Papua di PON XX nanti.

“Berilah rakyat Papua kebanggaan dengan torehan prestasi pada saat PON dan prestasi tersebut akan menjadi bukti kepada semua bahwa kolam renang dengan standar nasional ini memang pantas dan layak berada di tanah papua,” katanya.