Tips Aman Melakukan Transaksi Secara Online
Beritapapua.id - Tips Aman Melakukan Transaksi Secara Online - rctiplus

Tips Aman Melakukan Transaksi Secara Online – Perkembangan zaman di era yang serba digital membawa banyak perubahan dalam keseharian kita. Terutama bagi masyarakat urban dan perkotaan yang sangat dinamis dan serba cepat. Hal ini bahkan sudah menciptakan kebiasaan baru dalam sistem pembayaran yang cashless.

Memanfaatkan internet sistem pembayaran tunai dan penggunaan uang cash pelan-pelan berubah menjadi internet banking dan sistem transfer. Kemudahan transaksi melalui device atau alat serta jaringan internet. Sistem ini juga tidak sempurna, kejahatan dalam penggunaan internet banking juga terus mengintai kita dalam melakukan transaksi, sehingga sistem keamanan harus terus kita jaga dan tidak boleh sembrono atau ceroboh.

Istilah kejahatan perbankan dalam dunia internet dikenal dengan nama Hacking atau Cyber Crime. Kejahatan internet ini menjadi semakin mudah terjadi saat kita tidak paham cara mengamankan transaksi internet bank. Apakah sulit mengamankan transaksi tersebut?

Baca Juga: Mendatangkan Sayur Segar dari Para Petani Melalui Sayurbox

Tips sederhana membuat transaksi online aman dari ancaman kejahatan internet (cyber crime):

  1. Pastikan data terkait akun tidak tersebar luas

Data diri merupakan salah satu kerahasiaan yang harus dijaga dan tidak boleh tersebar luas. Pastikan semua transaksi bank yang terkait data nasabah hanya dilakukan di kantor cabang bank. Bank tidak pernah meminta petugas bank baik secara langsung atau melalui email untuk meminta informasi data nasabah tanpa datang ke kantor cabang bank secara langsung. Jika ada link yang terlihat mencurigakan dan berhubungan dengan data keuangan masuk ke mail box atau ponsel berupa sms atau pesan lainnya, jangan langsung percaya dan jika perlu abaikan saja.

  1. Ganti password secara berkala

Kata sandi atau password merupakan salah satu kunci untuk bisa mengakses internet banking kita. Sehingga perlu benar-benar cermat agar tidak tersebar atau terlalu mudah untuk tertebak. Biasanya, kita akan mendapat pesan atau anjuran untuk secara berkala mengganti kata sandi kita oleh pihak bank. Misalnya 3-6 bulan sekali. Kombinasi password dalam bentuk karakter campuran lebih aman Anda lakukan. Biasanya password terdiri dari 6 karakter.

  1. Pishing

Phishing merupakan sebuah usaha untuk mendapatkan suatu informasi penting dan rahasia secara tidak sah, seperti user ID, password, PIN, informasi rekening tabungan bank, informasi kartu kredit, atau informasi rahasia yang lainnya untuk tujuan mendapatkan keuntungan pribadi secara tidak sah. Teknik ini paling umum dalam kejahatan internet banking dalam bentuk penggunaan alamat e-mail palsu dan grafik untuk menyesatkan pengguna internet. Email palsu ini membuat pengguna internet terpancing menerima keabsahan e-mail atau website. Agar tampak meyakinkan, pelaku juga seringkali memanfaatkan logo atau merk dagang milik lembaga resmi, seperti bank atau atau penerbit kartu kredit. Pemalsuan ini untuk memancing korban menyerahkan data pribadi, seperti password, PIN, atau nomor kartu kredit.