Tips Tetap Semangat Pada Minggu Terakhir Ramadhan
Ilustrasi seorang anak buka puasa (foto : istimewa)

Siapa yang mulai merasa lemas pada minggu terakhir Ramadhan? Hal ini adalah normal. Namun, bagi mereka yang hendak menambah amal ibadah mereka, ini adalah hal yang tidak baik. Faktanya, minggu terakhir puasa adalah waktu turunnya malam lailatul qadar.

Rasa lemas ini punya dua sebab. Mengutip dari kumparan, Ustaz Iqbal Syauqi menjelaskan hal ini. Pertama, rasa lemas muncul dari hal yang dapat kita rasakan langsung, atau lelah fisik. Ini terjadi karena kita kelelahan beraktivitas atau kurang tidur.

Tentu, ibadah malam, berpuasa, maupun sahur membutuhkan tenaga ekstra. Tak ayal, hal ini membuat tubuh lelah karena tak biasa.

Kedua, lelah yang berasal dari kondisi mental. Lelahnya mental bisa terjadi karena berbagai sebab. Misalnya, merasa bosan, lelah, dan tak terbiasa menahan diri untuk berpuasa. Terlebih, kondisi pandemi saat ini membuat kita tak bisa melakukan banyak hal. Termasuk ibadah.

Untuk itu, berikut tips untuk tetap bertenaga pada minggu terakhir bulan puasa.

1. Menargetkan untuk Menyelesaikan Amalan yang Belum Sempat Terlaksana

Biasanya, kita merasa tak bertenaga ketika tidak memiliki arahan dan tujuan. Untuk itu, penting untuk mengingat kembali target kita selama bulan Ramadhan tahun ini. Bahkan, kalau bisa menargetkan hal baik lainnya setelah Ramadhan.

Dengan demikian, kita lebih bersemangat untuk menjalani masa terakhir bulan puasa. Apalagi kalau ada target yang belum terlaksana.

2. Susun Menu Sahur yang Kaya Gizi

Jangan patah semangat! Meski sudah minggu terakhir, justru ini waktunya untuk mengencangkan ikat pinggang. Untuk bertenaga, maka kita butuh asupan gizi yang cukup. Oleh karenanya, mari perhatikan menu sahur kita.

Pertama, kurangi makanan yang dapat menyebabkan lemas. Misalnya, gorengan atau karbohidrat olahan. Hal ini membuat tubuh kekurangan gizi yang cukup untuk mendorong kita beraktivitas dan beribadah.

Baca Juga : Libur Bersama Lebaran Cuma Satu Hari Tahun Ini

Kemudian, kurangi minum minuman yang bersifat diuretik. Maksudnya, minuman jenis ini menyebabkan kita sering buang air kecil. Adapun contoh minuman ini adalah kopi atau teh. Sehingga, kita tidak dehidrasi.

Selanjutnya, cari menu yang sehat. Usahakan menu tersebut mengandung protein, serat, dan karbohidrat kompleks. Misalnya, gandum, kacang-kacangan, sayur dan daging.

3. Jangan Lupa Istirahat

Jangan terlalu keras dengan tubuh kita. Faktanya, meski kita harus bekerja keras, tubuh juga butuh istirahat. Bukan berarti kita harus mengurangi ibadah dan aktivitas kita. Namun, istirahat juga berpahala, lho!

Istirahat tidak melulu harus dengan tidur. Kita bisa melakukan istirahat yang sifatnya menyenangkan. Misalnya, dengan menonton televisi, melakukan hobi, atau sekadar olahraga ringan.

Itulah tips yang bisa kita lakukan untuk menjaga tubuh tetap segar saat minggu terakhir bulan puasa. Tetap semangat!