TNI AL Amankan 2 Orang Pelaku Pemalsuan Test PCR RSAL Dr. Oetojo
beritapapua.id - Anggota TNI AL saat menyerahkan dua orang pemalsu surat tes PCR Rumah Sakit Angkatan Laut ke pihak kepolisian Polres Sorong kota, Kamis (2/9) dini hari. (foto: Antara)

Dua orang warga kedapatan melakukan pemalsuan surat hasil tes PCR Covid-19 milik Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Dr. Oetojo.

Anggota TNI Angkatan Laut pun akhirnya mengamankan dua orang warga tersebut pada Kamis dini hari. Dua orang warga tersebut juga langsung Anggota TNI Laut serahkan kepada Polres Sorong.

Akibat melakukan pemalsuan surat hasil tes PCR Covid-19 itu, dua orang itu akan menjalani proses hukum lebih lanjut guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kepala Rumah Sakit TNI Angkatan Laut Dr. Oetojo Sorong, Letkol Laut (K) drg. Yoyok Karyanto mengatakan bahwa perbuatan dua warga tersebut telah menjatuhkan kredibilitas RSAL.

Dia mengatakan bahwa sejak awal pihaknya telah mendapatkan banyak informasi yang beredar di masyarakat bahwa RSAL Dr. Oetojo Sorong bisa mengeluarkan surat PCR tanpa tes.

Menurutnya ada sesuatu yang tidak beres terkait dengan masalah yang ada saat ini dan informasi beredar di masyarakat. Sebab RSAL Dr. Oetojo sampai saat ini terus bekerja keras dalam membantu pemerintah daerah untuk penangan Covid-19 di wilayah itu.

Tidak Mengeluarkan Surat Hasil PCR Tanpa Tes

Ia juga menegaskan bahwa RSAL Dr. Oetojo tidak akan mengeluarkan surat hasil PCR Covid-19 tanpa adanya tes atau pemeriksaan.

Dan terkait dengan informasi yang beredar di tengah-tengah masyarakat saat ini, ia menjelaskan pihaknya sedang menindaklanjuti dan bekerja sama dengan Karatina Kesehatan di Bandara Domine Eduard Osok untuk bisa melakukan pengawasan dan pengecekan terkait pemalsuan hasil tes PCR.

Baca Juga: Perbakin Papua Barat Kirim Tiga Atlet Potensial Untuk Berlaga di PON XX

Ia menjelaskan bahwa pengawasan tersebut akhirnya menemukan dua orang melakukan pemalsuan hasil tes PCR RSAL Dr. Oetojo.

Dikatakan bahwa kedua pelaku sudah diserahkan kepada pihak kepolisian Polres Sorong Kota untuk menjalani proses hukum lebih lanjut guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Upaya tersebut dilakukan agar orang-orang tidak melakukan pemalsuan yang sama serta memberi efek jera terhadap pelaku pemalsuan hasil tes PCR.

“Kami tegaskan bahwa RSAL Dr. Oetojo Sorong tidak pernah mengeluarkan surat PCR tanpa tes. Harga pemeriksaan PCR juga disesuaikan dengan aturan pemerintah secara nasional,” kata dia.