TNI Baku Tembak Dengan KKB di Nduga
Beritapapua.id - TNI Baku Tembak Dengan KKB di Nduga - Teras.id

TNI Baku Tembak Dengan KKB di Nduga – Tentara Nasional Indonesia (TNI) terlibat baku tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Patu, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua. Dari peristiwa tersebut, sebanyak 3 orang anggota TNI mengalami luka.

Ketiga anggota TNI itu ialah Serda Abriadi yang terkena luka tembak di paha, Kopda Subair Purnomo tertembak di pergelangan tangan kanan dan paha kanan. Serta Prada Fajar Rosadi mengalami luka tembak di leher bagian kanan. Ketiganya sudah dievakuasi ke Timika untuk perawatan lebih lanjut.

“Dari kejadian ini, terdapat tiga prajurit TNI yang menderita luka tembak dan sudah mendapatkan perawatan pertama di lapangan dan telah di evakuasi sore ini dari lokasi kejadian ke RSUD Mimika dengan aman menggunakan Heli Caracal TNI AU.” Ujar Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Kapen Kogabwilhan III) Kolonel Czi IGN Suriastawa dalam keterangan tertulis, Kamis (26/11).

Insiden bermula ketika rombongan prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugad (Satgas) Yonif Raider 700/Wira Yudha Cakti (WYC) sedang berpatroli di Distrik Kenyam. Patroli tersebut kemudian mendapat serangan dari KKB kelompok Egianus Kogoya.

Akibat serangan itu, kontak tembak kedua belah pihak pun pecah kurang lebih selama 30 menit.

“Kontak tembak terjadi kurang lebih selama 30 menit. Sampai dengan sore hari, TNI masih tetap melakukan pengejaran terhadap kelompok tersebut,” kata Suriastawa.

Berdasarkan keterangan prajurit TNI yang terlibat kontak tembak, diduga terdapat anggota KKB yang terluka parah. Dugaan adanya korban dari pihak KKB itu juga diperkuat dari bukti-bukti di sekitar lokasi kejadian.

Baca Juga: Pemerintah Papua Barat Luncurkan Prosppek Otsus

KKB Juga Menyerang Warga Sipil di Nduga

Sebelumnya, KKB pernah menyerang warga sipil di Nduga pada Oktober silam. Adalah Yulius Wetipo (34) yang berasal dari suku Wamena, seorang karyawan PT Dolarosa. Yulius menjadi korban penembakan KKSB pada Selasa (6/10).

Diketahui Yulius mengalami luka tembak di pinggang kiri tembus ke pinggang kanan saat hendak menuju lapangan di daerah Pasar Baru Kenyam. Yulius pun menghembuskan nafas terakhir saat dirawat di RS Charitas Timika.

“Saat ini mereka secara terorganisir melakukan serangan brutal dimana-mana terhadap aparat dan warga masyarakat. Guna mencari perhatian dan mendapatkan bahan pembuatan berita bohong yang menyudutkan Pemerintah, TNI dan Polri,” kata Suriastiwa saat itu.

Suriastiwa pun memastikan Yulius merupakan korban penembakan dari KKB kelompok Egianus Kagoya.