Tunggu Kepastian Dari Piala AFC, Persipura Pilih Kembali ke Malang
beritapapua.id - Pelatih Persipura, Jacksen F Tiago (foto : tribunnews)

Turnamen Piala AFC yang akan bergulir pada akhir Juni sampai saat ini belum memberikan kepastian. Pasalnya Persipura Jayapura yang berada di Grup H sejauh ini belum mendapatkan kepastian negara mana yang akan menjadi tuan rumah.

Karena belum adanya kejelasan dari Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) dan Federasi Sepakbola Indonesia (PSSI) perihal tersebut, skuad Persipura memutuskan kembali ke Kota Batu, Malang. Tim berjuluk Mutiara Hitam ini akan berada di Batu hingga ada kepastian dari AFC mengenai lokasi pelaksanaan Grup H.

Sebelumnya Sang pelatih, Jacksen Tiago, mengatakan pihaknya telah membatalkan laga ujicoba kontra PSS Sleman. Pembatalan ujicoba tersebut lantaran ia masih kecewa dengan insiden di Indomilk Arena, Tangerang, Minggu (13/06/21) lalu.

“Rencana selanjutnya, kita masih pikir-pikir. Sebenarnya hari Kamis lalu kita akan ujicoba dengan PSS Sleman. Tapi saya berpikir kita harus membatalkan itu, karena jujur, suasananya sekarang dalam otak saya ada banyak pikiran. Sehingga nanti saya akan berbicara dengan manajemen,” ujar Jacksen.

Baca Juga : Pergeseran Anggaran ke Sub PB PON Sesuai Dengan Jumlah Cabor

Jacksen mengaku usai meninggalkan Jakarta pasca ujicoba dengan Persita Tangerang, tim kebanggaan masyarakat Papua ini langsung bergegas menuju Malang untuk kembali mematangkan persiapan.

Kata Jacksen, timnya kemungkinan akan berada di Batu, Malang hingga mendapatkan kejelasan tuan rumah Grup H Piala AFC.

“Tim kita saat ini sudah berada di Batu, Malang. Setelah batal berujicoba dengan PSS Sleman kita kembali ke Batu untuk mematangkan persiapan lagi,” jelas Jacksen.

Persipura Masih Menanti Kepastian Dari PSSI dan AFC

Sementara itu, Manajer Persipura, Arvydas Ridwan Madubun mengatakan pihaknya sampai saat ini masih menanti kepastian dan kejelasan dari PSSI maupun AFC.

“Kita sampai saat ini masih menanti informasi ataupun kepastian dari AFC soal siapa yang akan menjadi tuan rumah pasca mundurnya Singapura. Kita juga belum tahu seperti apa protokol kesehatan yang diterapkan di negara tujuan nantinya,” kata Arvydas.

Ia juga berharap agar segera mendapatkan kepastian terkait dengan kepastian dan keputusan AFC sesegera munkin.

Usai kalah dari Persita, tim kebanggaan masyarakat Papua itu sudah menelan kekalahan sebanyak dua kali di laga ujicoba. Kekalahan pertama didapat dari klub Liga 2, PSG Pati.

Lima laga ujicoba menghadapi Bhayangkara U-20, Ricky Nelson Academy (RNA) sebanyak dua kali, Malang United, dan Persik Kediri berhasil dimenangkan oleh Boaz Solossa dan kolega.

Sementara satu laga ujicoba berakhir imbang tanpa gol saat mereka menghadapi tim PON Jawa Timur.