Ulasan Lengkap : Sejarah Nanggala-402, Selamat Tinggal Para Pahlawan
Kapal selam Nanggala-402

Ulasan Lengkap : Sejarah Nanggala-402, Selamat Tinggal Para Pahlawan – Fair winds and following seas, brave sailors. You have served your country with such honors and courage. – berlayarlah dalam angin kencang mengikuti laut, wahai prajurit gagah dan berani. Kalian telah melayani negaramu dengan sebuah kehormatan besar.

53 awak kapal Nanggala-402 kini sedang berpatroli selamanya di dasar laut. Status yang telah dinyatakan subsunk dan eternal patrol, merupakan lambang kehormatan bagi pelaut berani yang menjadi awak kapal dari kapal selam tersebut.

Sebuah kabar duka yang luar biasa bagi Indonesia. Sekejap semua perasaan optimis luluh lantak ketika kapal selam kebanggan Angkatan Laut ini dinyatakan tenggelam pada hari Minggu (25/4/2021) kemarin. Namun, kesedihan itu berubah menjadi rasa bangga yang luar biasa.

Di samping itu sebagai warga negara yang telah dilayani oleh prajurit yang gugur dalam tugasnya menjaga batas laut Indonesia. Rasa kebanggaan melekat mengenal mereka walau sekejap. Mereka yang telah bertugas sebagai awak kapal yang pernah menjadi kekuatan laut terbesar di Asia Tenggara di waktu yang lampau.

Nanggala-402 : Membelah Lautan, Melelehkan Besi Baja

Nanggala-402 merupakan kapal selam yang diproduksi oleh Jerman dari galangan Howaldtswerke-Deutsche Werft di Kiel, Jerman. Kapal seram dengan spesifikasi penyerang ini dipesan pada tahun 1977 dan tiba di Indonesia pada tahun 1981.

Pemesanan kapal selam dari Jerman ini merupakan pergantian dari kapal selam yang sebelumnya dipasok sepenuhnya oleh Uni Soviet atau Russia.

Baca Juga : Euforia Kemenangan dan Rusuh Suporter Sepak Bola yang Setanding

Ringkasnya nama Nanggala diambil dari senjata milik tokoh pewayangan, Prabu Baladewa, saudara Prabu Krisna. Senjata ini mempunyai rupa seperti bajak sawah yang terbalik.

Kemudian kesaktian Nanggala yang dipercaya mampu membelah gunung dan melelehkan besi menjadi inspirasi dari kapal selam ini.

40 tahun sudah, kapal ini telah mengarungi samudera dalam berbagai misi. Selain gelar latihan bersama, Nanggala juga terlibat dalam misi intelejen di Timor Leste dan Filipina.

Keberadaan Nanggala-402 terutama adalah dalam menjaga Blot Ambalat. Menyusup, mengintai dan menargetkan sasaran dalam senyap menjadi tugas utama dari kapal selam ini.

Terima kasih telah menjadi bagian dari keperkasaan negara ini dalam menjaga kedaulatan negara. Berlayarlah dalam arus gelombang dalam samudera hai prajurit.