Untuk Sementara Pemerintahan Papua di Tangan Sekda
beritapapua.id - Sekda Papua, Dance Yulian Flassy saat berada di ruang kerjanya, Jayapura, Papua, Selasa (16/3/2021) (foto : kompas)

Untuk Sementara Pemerintahan Papua di Tangan Sekda – Baru-baru ini Papua berduka akibat Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal meninggal dunia, pada Jumat (21/5/21). Dan sempat beredar hoax yang menyebutkan bahwa Gubernur Papua Lukas Enembe juga meninggal dunia. Nyatanya saat ini Gubernur Lukas Enemble masih menjalani perawatan di rumah sakit Mount Elizabeth, Singapura.

Terlihat saat ini Kepala pemerintahan Provinsi Papua terlihat kosong karena tidak ada dua sosok Gubernur dan Wakilnya.

Oleh karena itu Kementerian Dalam Negeri mengatakan saat ini pemerintahan Provinsi Papua tetap berjalan di bawah pimpinan sekretaris daerah.

“Saat ini kendali operasionalisasi jalannya roda pemerintahan daerah provinsi Papua ada di tangan Sekda Provinsi,” kata Kapuspen Kemendagri, Benny Irwan, Rabu (26/5/2021) kemarin.

Benny menjelaskan dalam menjalankan tugas pemerintahan, Sekda Papua tidak sendiri. Ia berkoordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi dan beberapa pihak lainnya.

“Ada Kapolda, ada Pangdam, Kejati, Ketua DPRD dan MRP, Ketua Pengadilan, Kabinda,” kata Benny menambahkan.

Kemendagri Tetap Melaksanakan Tugas dan Fungsinya

Selain itu Kementerian Dalam Negeri juga akan tetap melaksanakan tugas dan fungsi pembinaan dan pengawasan sebagaimana diamanatkan dalam undang-undang untuk memastikan pemerintahan dapat berjalan baik.

Juru Bicara Gubernur Papua, Rifai Darus mengatakan fungsi pemerintahan dalam hal pemberian pelayanan, pelaksanaan program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat tetap berada di bawah pimpinan Lukas Enembe.

Baca Juga : Aktivitas Belajar Mengajar di Wilayah Konflik Belum Berjalan Efektif

“Terus berlangsung sebagaimana mestinya dalam suatu sistem pemerintahan provinsi dengan tetap berada dalam garis komando bapak Gubernur,” kata Rifai.

Sempat beredar kabar hoax yang menyebut Lukas Enembe meninggal dunia. Kabar itu kemudian dibantah oleh Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik. Karena sebenernya Gubernur Papua Lukas Enemble saat ini tengah berobat.

“Hoax. Beliau sedang berobat,” kata Akmal.

Saat ini situasi di Papua memang sedikit mengalami beberapa kendala. Hal ini juga adalah dampak dari gangguan internet. Gangguan internet tersebut sudah mulai sejak April lalu pasca-putusnya sistem komunikasi kabel laut Sulawesi Maluku Papua Cable System (SMPCS) ruas Biak-Jayapura di dasar laut, 280 km dari Biak dan 360 kilometer dari Jayapura.