Urgensi Kepresidenan RI Dalam Pernikahan Atta-Aurel
Suasan pernikahan Atta - Aurel yang dihadiri oleh Presiden Jokowi (foto : kompas.com)

Pernikahan Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah yang dilangsungkan di Hotel Raffles Kuningan, Jakarta, pada hari Sabtu tanggal 3 April 2021. Menjadi perhatian hampir seluruh warga masyarakat Indonesia.

Pernikahan yang bahkan dilangsungkan secara live pada salah satu stasiun televisi ini, bahkan disindir sebagai ‘The Royal Wedding of Indonesia’. Acara ini dilangsungkan dengan sangat megah dan mewah, dan ditaksir bernilai miliaran rupiah.

Sejumlah pejabat dan selebritas tanah air menghiasi daftar panjang tamu undangan yang hadir kala itu. Yang paling membuat decak kagum masyarakat adalah hadirnya Presiden RI, Joko Widodo sebagai saksi dari pihak mempelai laki-laki, dan Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto, sebagai saksi dari pihak mempelai perempuan.

Sebenarnya hadirnya Presiden Jokowi dalam pernikahan tersebut, akan menjadi biasa saja  tanpa menimbulkan sebuah polemik yang terlalu berlebihan. Sindiran terhadap sebuah acara megah dengan ribuan tamu di tengah pandemi Covid-19 yang masih menghantui tentu pasti ada. Namun, yang membuat masyarakat gerah adalah akun resmi Twitter dan Youtube Kementerian Sekretariat Negara RI (Kemensetneg RI) mengunggah pernikahan tersebut.

Tugas dan Fungsi Kemensetneg RI

Diunggahnya pernikahan Atta – Aurel dengan Jokowi dan Prabowo sebagai saksi oleh akun Kemensetneg menimbulkan pertanyaan. Sebenarnya apa tugas dan fungsi dari Kemensetneg, hingga pernikahan dua orang sipil dikesankan sebagai acara resmi pemerintahan Indonesia?

Dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 104 Tahun 1998 tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi, Sususan Organisasi, dan Tata Kerja Sekretariat Negara, disebutkan dalam Pasal 1, bahwa ”Sekretariat Negara adalah lembaga Pemerintah yang bertugas memberi dukungan staf dan pelayanan administrasi sehari‑hari kepada Presiden dalam menyelenggarakan kekuasaan pemerintahan negara dan kepada Wakil Presiden.”

Sedangkan fungsi dari Sekretaris Negara, sebagaimana yang diatur di dalam Pasal 3, adalah:

  1. Pemberian dukungan Staf dan pelayanan administrasi sehari‑hari kepada Presiden dalam pelaksanaan tugasnya menyelenggarakan kekuasaan Negara dan Pemerintahan termasuk pelaksanaan pembangunan nasional, dan kepada Wakil Presiden.
  2. Pemberian dukungan administrasi dan keuangan terhadap Kantor Menteri Negara yang tidak memimpin Departemen, lembaga‑lembaga Pemerintah Non Departemen, dan lembaga lain yang ditetapkan dengan peraturan perundang‑undangan.

Pernikahan Atta – Aurel Acara Resmi Kepresidenan?

Jika Presiden Jokowi pada saat itu hadir sebagai saksi dalam kapasitasnya sebagai Kepala Negara Republik Indonesia, apakah pernikahan Atta – Aurel merupakan acara resmi kepresidenan? Dan apa yang menjadi urgensi dari acara ini hingga dimasukkan ke dalam acara resmi dari Kepala Negara?

Baca Juga : Freeport Tutup Tambang Grasberg, Biayanya Mencapai 6 Triliun

Jika Presiden Jokowi, hadir pada saat itu sebagai pribadi tanpa embel-embel kapasitasnya sebagai seorang kepala negara, mengapa pernikahan tersebut menjadi dokumentasi resmi dari Kemensetneg hingga harus diunggah pada akun resmi kenegaraan?

Masyarakat sangat menyayangkan peristiwa tersebut. Apalagi peristiwa ini terjadi di tengah ketidakpastian negara ini dalam menanggulangi pandemi Covid-19.

Adegan Presiden dan Menteri serta pejabat lainnya di tengah kerumunan menjadi ironi. Ketika pemerintah baru saja mengeluarkan imbauan agar masyarakat tidak melakukan mudik ketika Hari Raya Idul Firtri nanti tiba.