Vaksin Covid-19 Seharusnya Digratiskan
Beritapapua.id - Vaksin Covid-19 Seharusnya Digratiskan - Detik

Vaksin Covid-19 Seharusnya Digratiskan – Mengingat kondisi pandemi covid-19 yang semakin parah di Indonesia, vaksin covid-19 seharus digratiskan terlebih dahulu. Hal ini disampaikan oleh Epidemiolog dari Griffith University Dicky Budiman.

“Dalam kondisi pandemi vaksinnya juga harusnya gratis untuk semua masyarakat,” ujar Dicky, Senin (14/12) seperti yang dikutip dari kompas.

Dicky juga mengatakan bahwa pandemi covid-19 masih berstatus bencana non alam nasional. Untuk mewujudkan strategi kekebalan immunitas, pemerintah perlu mempertimbangkan penggratisan covid-19.

Namun ia menekankan bahwa gratisnya vaksin covid-19 memiliki batas waktu, yakni hingga situasi pandemi sudah membaik. Dan sudah dinyatakan bukan sebagai bencana nasional.

Sementara itu, Epidemiologi Universitas Indonesia, Pandu Riono juga berpendapat bahwa seharusnya tidak perlu ada komersialisasi vaksin covid-19.

Ia pun mengkritik pemerintah yang menurutnya tidak serius menggunakan program vaksinasi untuk menangani pandemi, melainkan untuk memulihkan ekonomi nasional.

“Memulihkan ekonomi. Jadi ekonomi ini kan akan bergulir kalau sebagian masyarakat spend money untuk beli vaksin. Kelihatannya arahnya ke sana,” kata Pandu.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah menargetkan program vaksinasi untuk 107 juta orang dengan rentang usia 18-59 tahun. Dari jumlah ini, hanya 30% yang mendapatkan vaksin secara gratis. Sedangkan yang 70% diperuntukkan vaksin berbayar.

Beberapa rumah sakit di Indonesia juga telah membuka pre-order untuk vaksin covid-19 berbayar,  seperti RSU Bunda Jakarta dan RS Universitas Islam Indonesia. Harga untuk vaksin ini bervariasi, dari sekitar Rp 450 ribu hingga Rp 500 ribu per dosis suntikan.

 Baca Juga: Garuda Buka Rute Penerbangan Makassar-Manokwari-Sorong

Petisi Untuk Vaksin Gratis

Sebuah petisi muncul di change.org, sebuah web petisi yang biasa digunakan untuk menyampaikan petisi oleh seluruh warga dunia. Dalam situs tersebut muncul sebuah petisi yang meminta pemerintah Indonesia untuk menggratiskan vaksin covid-19 untuk seluruh warga negara Indonesia.

Petisi ini diinisiasi oleh seorang WNI dan guru besar di Universitas Teknologi Nanyang, Sulfikar Amir. Petisi ini ditujukan langsung kepada Presiden Jokowi.

Hingga Senin (14/12), petisi ini telah ditanda tangani oleh 4.653 orang, dari target 5000 orang. Dalam petisi tersebut juga dijelaskan bahwa vaksin covid-19 adalah harapan semua orang untuk menyelesaikan pandemi covid-19, namun sangat disayangkan tindakan pemerintah yang ingin mengkomersialisasikan vaksin tersebut.

Petisi tersebut juga menyoroti harga vaksin yang mahal, yang membuat tidak semua masyarakat dapat membelinya.