Vanda Astri Korisano
Beritapapua.id - Vanda Astri Korisano, Pilot Perempuan dari Tanah Timur Indonesia

Vanda Astri Korisano merupakan putri asli Papua yang berdomisili di Abepura, Jayapura, Provinsi Papua. Cita-cita seringkali menjadi kompas dalam menentukan ke mana arah hidup dan perjalanan seperti apa yang akan kita tempuh. Seringkali ketika kita masih kecil, saat bersekolah di taman kanak-kanak, kita akan ditanyai oleh para guru dan keluarga kita tentang masa depan. Kelak, kita ingin menjadi apa? seperti siapa? jawaban yang dilontarkan pun sungguh bermacam-macam. Mulai dari dokter, pilot, polisi, pemadam kebakaran, ataupun tokoh yang melekat di hati mereka. Walaupun tak jarang cita-cita itu silih berganti sampai anak-anak tersebut menemukan moment yang tepat di hati mereka.

Vanda Astri Korisano Pilot Wanita Tanah Papua

Vanda Astri Korisano
Beritapapua.id – Vanda Astri Korisano Pilot Wanita Tanah Papua

Begitu pula dengan Vanda Astri Korisano, berawal dari kesenangannya mengunjungi bandara ketika duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA). Vanda kemudian memiliki cita-cita untuk bekerja di bidang penerbangan, dalam bayangannya ketika itu adalah bekerja sebagai pilot atau pramugari. Dengan dukungan penuh sang ayah yang tidak pernah membatasi mimpi dan cita-citanya, Vanda percaya bahwa ia akan mampu mewujudkan mimpinya.

Baca juga: P2TIM, Sumber Daya Terampil Yang Disiapkan Untuk Papua

Vanda Astri Korisano kemudian mendapatkan beasiswa dari dana Otonomi Khusus (Otsus) pemerintah propinsi Papua yang menempuh pendidikan di Nelson Aviation College, Selandia Baru. Pendidikan tersebut ia tempuh selama kurang lebih 3 tahun. Vanda, yang juga memiliki hobi memasak ini, pernah mendapatkan penghargaan Best All-round Flying Performance for International Student 2016-2017. Mereka juga mendapatkan sertifikasi berupa: Private Pilot License, Commercial Pilot License dan Multi Engine Instrument Rating. Ketika menempuh pendidikan di Selandia Baru, ia juga pernah turut serta dalam kontes bahasa asing pada 2015, dan menyabet peringkat pertama untuk kategori “Non-Native Speaker”.

Setelah menyelesaikan pendidikan diplomanya di Selandia Baru pada Januari 2018, Vanda kemudian juga melanjutkan pendidikannya di Sekolah Penerbangan Ganesha, Jakarta. Hal ini dilakukan agar mereka juga mendapatkan lisensi sesuai dengan yang diterapkan Direktorat Jendral Penerbangan Sipil Kementrian Perhubungan, yakni DGCA License. Pada Juni 2019, kerja keras dan perjuangan mereka akhirnya terbayarkan, mimpinya untuk menjadi pilot maskapai terbesar Indonesia, Garuda Indonesia terpenuhi.