VIRAL!! Polisi Membuang Miras ke Laut Mimika
VIRAL!! Polisi Membuang Miras ke Laut Mimika

VIRAL!! Polisi Membuang Miras ke Laut Mimika, Papua – Baru-baru ini viral sebuah video yang memperlihatkan anggota kepolisian membuang minuman keras ke laut. Peristiwa tersebut terjadi pada Pelabuhan Pomako, Kabupaten Mimika, Papua.

Atas video tersebut netizen kemudian mengkiritisi perbuatan pihak kepolisian. Menurut sejumlah warga, aksi membuang miras kelaut merupakan tindak tidak terpuji. Itu sama saja seperti membuang sampah ke laut.

Pasalnya, dalam video tersebut polisi juga membuang botolnya ke laut. Atas peristiwa tersebut, warga menyayangkan perbuatan kepolisian.

Kapolres Mimika AKBP I Gusti Era Adhinata membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan bahwa anak buahnya memang membuang miras ke laut beserta botolnya. Namun, hal itu termasuk dalam operasi razia miras.

“Itu benar, Timika, Pomako. Kejadiannya 3 April,” kata Era mengutip detikcom.

Selanjutnya Era menyebut peristiwa tersebut terjadi saat melakukan razia gabungan terhadap KMP Sirimau yang sandar pada pelabuhan pada Sabtu (03/04/2021). Dari razia tersebut, terdapat barang bukti berupa miras ilegal sebanyak 92 liter.

Kemudian, anggotanya berinisiatif langsung memusnahkan miras tersebut dengan cara menumpahkan ke laut beserta botolnya. Kendati demikian, Kapolres Gusti Era tidak setuju dengan perilaku tersebut.

Baca Juga : Kajian Islam : Kisah Sahabat Nabi yang Gemar Mabuk

“Itu hasil razia minuman. Mungkin mereka itu terlalu euforia. Langkah razia benar, cara pemusnahannya yang salah. Karena miras ini kan menyebabkan gangguan kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat),” terang Era.

“Saya sudah beri tahu kalau itu bukan hanya botolnya berbahaya, tapi mirasnya juga dapat merusak ekosistem, biota laut. Ke depannya, pemusnahan kita siapkan cara yang tak mencemari lingkungan,” imbuh Era.

Kapolres Mimika: Saya Minta Maaf

Selanjutnya, setelah menegur anggotanya Kapolres Mimika meminta maaf atas perilaku anggotanya. Ia memerintahkan anggotanya untuk mengambil botol plastik dan membersihkan tempat tersebut.

“Saya selaku Kapolres meminta maaf atas tindakan anggota saya yang membuang miras ke laut,” katanya, mengutip inews.id, Sabtu (10/04/2021).

Kemudian, Era mengatakan bahwa pemusnahan miras harus memerhatikan lingkungan. Tidak ada lagi kegiatan yang dapat mencemari lingkungan.

“Akhirnya dibersihkan dengan pinjam perahu masyarakat dan bersama-sama membersihkan. Langsung saya tegur agar tidak memelihara budaya-budaya lama (buang barang bukti miras) itu kan budaya dari dulu,” ungkap Era.

“Terkait video yang viral soal pembuangan botol plastik miras di laut, saya perlu klarifikasi bahwa semua botol sudah diambil kembali. Bahkan botol-botol lain yang ada di bawah dermaga juga telah dibersihkan,” pungkasnya.