Wabup Jayawijaya: Pendemo Harus Mematuhi Aturan Dalam Sampaikan Pendapat
beritapapua.id - Wakil Bupati Jayawijaya, Marthin Yogobi. (Foto: Istimewa)

Wabup Jayawijaya Marthin Yogobi minta kelompok masyarakat, yang berencana untuk melakukan aksi demo terkait penolakan Daerah Otonomi Baru (DOB), Kamis (10/3/2022) besok untuk mematuhi aturan dalam menyampaikan pendapat yang tertuang dalam Undang-Undang.

Hal ini ia sampaikan usai memimpin rapat bersama forkopimda Jayawijaya di Gedung Otonom, Pemda Jayawijaya, Wamena, Rabu (9/3/2022).

“Kami harap para pendemo tetap patuhi aturan yang berlaku untuk menyampaikan pendapat di muka umum seperti yang tertuang dalam UU No. 9 Tahun 1998 tentang Penyampaian Pendapat Dimuka Umum,” ungkapnya.

Menurut Wabup Jayawijaya, semua warga negara wajib mematuhi undang-undang tersebut jika hendak menyampaikan pendapat di muka umum. Untuk itu mesti harus memenuhi beberapa kriteria yang tertuang dalam undang-undang tersebut saat melakukan aksi demo.

“Oleh karena itu, jika memang mereka akan melakukan aksi demo mereka wajib penuhi kriteria yang tercantum dalam undang-undang. Para pendemo dalam menyampaikan pendapat kami harap disampaikan secara santun, tertib, dan tidak melanggar aturan sehingga tidak terjadi gesekan-gesekan.” jelas wabup.

Wabup Jayawijaya juga berharap aksi besok masyarakat harus tertib, mulai dari menyampaikan pendapat hingga saat bubar nanti.

“Pada prinsipnya bahwa besok mereka akan menyampaikan pendapat di DPRD, nanti di sana ada anggota-anggota DPR yang menerima aspirasinya. DPR merupakan tempat untuk menyalurkan aspirasi karena itu merupakan tugas dari anggota DPRD, untuk menampung dan meneruskan aspirasi sesuai mekanisme yang ada,” pungkasnya.

Polres Jayawijaya Siap Mengamankan Jalannya Aksi Demo

Sementara itu, Kapolres Jayawijaya AKBP Muhammad Safe’i mengatakan telah siap mengerahkan seluruh personil, untuk mengamankan jalannya aksi demo penolakan Daerah Otonomi Baru (DOB).

“Menyikapi edaran dari kelompok masyarakat yang berencana melakukan aksi demo tolak DOB, maka kami akan berupaya mensterilkan,” ungkapnya.

Baca Juga: Remaja 16 Tahun di Merauke Niat Mencuri Malah Memperkosa Tetangga

Ia mengatakan bahwa ini adalah upaya agar situasi tersebut tidak menyebar ke kelompok masyarakat lainnya, sehingga tidak mengganggu aktifitas perekonomian.

“Kalau masyarakat ingin sampaikan aspirasinya ke DPRD dengan jumlah berapa, targetnya apa. Maka itu kita akan amankan jalannya demo sebagaimana hasil rapat forkopimda sore ini,” beber Kapolres.

Ia mengatakan bahwa pihak keamanan akan mengamankan, jika masyarakat ingin menyampaikan aspirasi sepanjang tidak mengganggu kepentingan ekonomi di Jayawijaya.