Waktu Kian Singkat KONI Papua Tak Ingin PON XX Ditunda
beritapapua.id - veneu stadion PON XX Papua (foto : kominfo.go.id)

Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua hanya tersisa lima bulan. Waktu tersebut terbilang sudah sangat singkat. Untuk itu Provinsi Papua sebagai tuan rumah harus segera bersiap diri meski baru-baru ini banyak sekali permasalahan yang menerpa.

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua bahkan dengan tegas mengatakan event PON XX harus tetap bisa terlaksana, apapun alasannya. KONI sendiri sudah memastikan kesiapan para atletnya.

Sekretaris Umum KONI Papua, Kenius Kogoya menegaskan, Papua sebagai tuan rumah harus siap menggelar event PON XX. Alasannya adalah karena mengingat waktu yang tersisa kian sempit.

“Sebagai tuan rumah, kita siap atau tidak siap harus tetap siap, karena PON di Papua ini merupakan sebuah sejarah dan peradaban baru kebangkitan olahraga di ufuk timur Indonesia,” tekan Kenius kepada wartawan, belum lama ini.

Sudah Menyiapkan Atlet Berbakat Untuk PON XX Papua

Pihaknya juga sudah menyiapkan atlet berbakat agar bisa berprestasi dan mengharumkan nama Papua.

“Itu sebabnya kami sedang menyiapkan atlet-atlet berbakat dan siap berprestasi untuk mengharumkan nama Papua, tetapi juga untuk event bergengsi lainnya. Terbukti atlet panahan kami yang di Pelatnas akan dikirim untuk Olimpiade,” ujarnya.

Baca Juga : Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal Meninggal Dunia di Jakarta

Ia juga menambahkan bahwa kesiapan atletnya sudah sangat lebih baik karena memiliki waktu yang baik untuk menyiapkan para atletnya.

“Kita sudah siapkan atlet kita sudah dua tahun lebih. Dan kali ini cukup panjang karena penundaan setahun PON yang memakan biaya tidak sedikit”, tambahnya.

Kenius menuturkan sejak dua tahun lebih mempersiapkan atletnya. Dan kurang lebih sudah ada 800 atlet dan 300-an offcial dengan totalnya berjumlah 1.102 orang yang sudah KONI Papua siapkan sebagai tuan rumah PON XX.

Para Atlet Masih Kesulitan Mencari Tempat Latihan

KONI Papua juga masih berharap para atlet bisa segera menggunakan sejumlah venue PON XX yang telah rampung untuk mematangkan persiapan.

Karena sampai dengan saat ini, Kenius mengakui jika para atlet Papua masih kesulitan mencari tempat latihan. Hal itu membuat para atlet sulit menggelar pemusatan latihan (TC).

“Hampir sebagian besar atlet kita sedang TC di luar karena keterbatasan venue untuk latihan. Kelihatan sederhana tapi atlet kita belum bisa latihan maksimal,” ungkapnya.

Kenius menambahkan, pihaknya sudah mendapatkan bayangan kontingen inti Papua untuk PON XX. Namun, kontingen inti baru akan dirilis pada Juli mendatang.

“Kontingen inti bayangannya sudah ada, tinggal take over saja dari KONI kepada kontingen dan itu di awal Juli akan ada penyerahan SK kontingen atau pimpinan ketua kontingen lalu ketua umum akan serahkan dan tinggal di take over sampai dengan menuju PON XX nanti,” jelasnya.

KONI Papua juga meminta kepada PT Telkom dan Pemerintah untuk segera mengatasi permasalahan jaringan internet yang terputus sejak dua pekan lalu, karena sedikit menyulitkan Papua dalam mempersiapkan PON XX.

“Dengan situasi saat ini, hampir sepekan lebih kami terganggu juga dengan koneksi internet yang putus, ini sangat sulit dan mudah-mudahan tidak menghambat semua persiapan menuju PON karena sudah kian dekat. Semoga cepat diatasi oleh PT Telkom dan ada perhatian juga dari Pemerintah,” pungkasnya.