Wapres Ma’ruf Amin Memaafkan Pelaku Penghinaan
Beritapapua.id - Wapres Ma’ruf Amin Memaafkan Pelaku Penghinaan - mbsnews

Wapres Ma’ruf Amin Memaafkan Pelaku Penghinaan – Wakil Presiden, Ma’ruf Amin menyatakan bahwa Ia memaafkan Sulaiman Marpaung, pelaku yang menggunggah kolase Ma’ruf Amin bersandingkan dengan animasi “Kakek Sugiono”, seorang aktor video porno dari Jepang.

Kasus ini bermula ketika Sulaiman mengunggah foto tersebut bersama dengan narasi, ‘Jangan kau jadikan dirimu seperti Ulama tetapi kenyataannya kau penjahat agama. Di usia Senja Banyaklah Berbenah untuk ketenangan di Alam Barzah. Selamat melaksanakan Ibadah Shalat Jumat’, dalam akun facebooknya.

Postingan ini kemudian menjadi viral, dan GP Ansor Tanjungbalai pun akhirnya melaporkan pemilik akun ke pihak kepolisian. Polisi pun kemudian mengusut kasus ini, sebelum akhirnya menangkap Sulaiman pada Rabu (30/9).

Polisi mengatakan Sulaiman mengunggah kolase tersebut karena tak suka terhadap pernyataan Ma’ruf Amin soal aliran musik K-Pop. Yakni terkait pernyataan saat Ma’ruf mengatakan K-Pop seharusnya bisa menginspirasi anak muda Indonesia.

Atas perbuatannya, Sulaiman terancam Pasal 45A ayat (2) juncto Pasal 28 ayat (2) dan Pasal 27 ayat (3) UU No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No 11 Tahun 2008 tentang ITE. Polisi menyita sejumlah barang bukti dalam penangkapan ini, yakni satu unit ponsel, akun Facebook, dan SIM card.

 Baca Juga: Presiden Amerika Serikat, Donald Trump Positif Covid-19

Penyeselan dari Sulaiman

Dalam ruang pemeriksaan Bareskrim Polri, Sulaiman pun menyatakan penyesalannya yang mendalam. Ia pun tidak kuasa menahan tangisnya.

“Saya khilaf sebenarnya. Saya tak…. Saya ini sebenarnya, saya tidak ada untuk menzalimi yang mana-mana. Saya tak ada. Hanya mungkin… tak tahulah, memang tak terpikirlah saya ke hukum ini, saya tak terpikirlah. Hanya dengan menonton K-Pop itu, saya lihat ulama saya itu saja. Tak ada yang lain,” kata Sulaiman, melansir dari detik.

Dalam permohonan maafnya, Sulaiman mengatakan bahwa Ia telah mempunyai empat orang anak, yang paling tua berumur 10 tahun, dan yang paling muda berumur 1 tahun. Sulaiman juga menyampaikan kesediaannya untuk mencium tangan dan kaki Ma’ruf Amin agar dapat dimaafkan.

Dalam kesempatan yang sama, Sulaiman menyampaikan pesan kepada masyarakat agar tidak menggunakan media sosial untuk hal-hal yang melanggar hukum.